bakabar.com, BANJARMASIN - Bank Kalsel akhirnya bakal naik kelas. Setelah penantian panjang, bank milik Pemprov Kalimantan Selatan itu dijadwalkan resmi meluncur sebagai bank devisa pada 17 Juni 2026.
Direktur Utama Bank Kalsel H Fachruddin mengatakan status baru itu akan diumumkan dalam rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
“InsyaAllah 17 Juni 2026 kita luncurkan Bank Kalsel sebagai bank devisa,” kata Fachruddin di sela kegiatan penyembelihan hewan kurban di DPRD Kalsel, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, status bank devisa bakal membuka peluang lebih besar bagi Bank Kalsel untuk mendongkrak pendapatan daerah. Sebab, aktivitas ekspor-impor nantinya bisa dilayani langsung lewat Bank Kalsel.
Sebelum resmi diluncurkan, Bank Kalsel juga akan lebih dulu menggelar simulasi agar seluruh sistem berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, Bank Kalsel tahun ini juga meningkatkan jumlah hewan kurban. Total ada 21 ekor sapi yang disiapkan di kantor pusat, naik dibanding tahun lalu yang hanya 14 ekor sapi.
Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi diserahkan untuk Sekretariat DPRD Kalsel dan Press Room DPRD Kalsel.
Ketua Press Room DPRD Kalsel Ipik Gandamana mengapresiasi dukungan Bank Kalsel. Ia menyebut bantuan hewan kurban itu sudah berjalan empat tahun berturut-turut.










