Bank Kalsel

Bank Kalsel Dapat Tambahan Modal Rp400 Miliar dari Pemprov

Bank Kalsel bakal mendapat tambahan suntikan modal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Total penyertaan modal yang diusulkan mencapai Rp400 miliar dan

Featured-Image
Ilustrasi pergerakan modal Bank Kalsel. Foto-Bank Kalsel

bakabar.com, BANJARMASIN - Bank Kalsel bakal mendapat tambahan suntikan modal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Total penyertaan modal yang diusulkan mencapai Rp400 miliar dan akan disalurkan secara bertahap mulai 2026.

Direktur Utama Bank Kalsel H Fachrudin didampingi Sekretaris Perusahaan H Firmansyah mengatakan, pada tahap awal tahun 2026 Pemprov Kalsel akan mengalokasikan Rp100 miliar melalui APBD Murni, kemudian Rp100 miliar pada APBD Perubahan, dan Rp100 miliar lagi pada 2027.

“Penyertaan modal ini diterima secara bertahap mengikuti perkembangan kebutuhan dan rencana jangka panjang perusahaan,” ujar Fachrudin.

Menurutnya, penambahan modal dari pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk menjaga kekuatan kepemilikan saham daerah sekaligus mendukung ekspansi bisnis Bank Kalsel ke depan.

Ia menjelaskan, langkah tersebut juga penting untuk menjaga porsi saham pemerintah provinsi agar tidak terdilusi jika terjadi penambahan penyertaan modal dari pemerintah kabupaten dan kota.

“Dengan begitu arah kebijakan perusahaan tetap sejalan dengan kepentingan pembangunan daerah,” jelasnya.

Fachrudin menambahkan, Komisi II DPRD Kalsel juga menyarankan agar rencana penyertaan modal tersebut dibahas lebih lanjut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga mekanismenya berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, penyertaan modal yang direncanakan secara terukur akan memperkuat kinerja Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Kalimantan Selatan.

Editor


Comment
Banner
Banner