Bakabar.com, BALANGAN - Keluhan air bersih yang tak kunjung stabil kembali ramai di media sosial. DPRD Kabupaten Balangan pun angkat suara, mendesak PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) segera bertindak agar masalah distribusi tak terus berulang.
Anggota DPRD Balangan Komisi III Supianor menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dipenuhi secara maksimal. Namun kenyataannya, pasokan air yang tidak menentu masih kerap mengganggu aktivitas warga, terutama di sejumlah wilayah rawan gangguan.
“Pelayanan air bersih harus jadi prioritas. PT AMSB perlu segera membenahi sistem distribusi dan meningkatkan kapasitas produksi agar air mengalir lancar dan merata ke rumah masyarakat,” ujar Supianor, Rabu (21/1/2026).
Ia juga meminta manajemen PT AMSB menyiapkan solusi konkret, baik jangka pendek maupun jangka panjang, agar persoalan klasik ini tidak terus merugikan masyarakat.
Sebelumnya, DPRD Balangan telah menggelar rapat kerja bersama PT AMSB dan Bagian Hukum Setda Balangan. Dalam rapat tersebut, disepakati tiga poin utama, yakni penanganan keluhan masyarakat, dorongan peningkatan layanan, serta penyamaan persepsi terkait penyertaan modal daerah sebesar Rp20 miliar.
Dana tersebut diketahui belum optimal dimanfaatkan karena terkendala regulasi pengadaan barang dan jasa sesuai Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2019.
Supianor menegaskan, DPRD Balangan akan terus memantau kinerja dan komitmen PT AMSB hingga permasalahan distribusi air bersih benar-benar tuntas.









