kabar viral

3 Musisi Lokal Surabaya Meninggal Usai Minum Miras Sejenis

Tiga musisi lokal Surabaya meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras). Belum diketahui pasti penyebabnya.

Featured-Image
Ilustrasi meninggal. Foto-Net

bakabar.com, SURABAYA - Tiga musisi lokal Surabaya meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras). Belum diketahui pasti penyebabnya.

Tiga personel musisi adalah William Adolf Refly (WAR), Reza (RG), dan Indro Purnomo (IP). WAR dan RG meninggal pada Minggu (24/12). Sementara IP sempat dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya dan meninggal pada Selasa (26/12) pukul 09.00 WIB.

Sedangkan satu personel berinisial MT saat ini masih menjalani perawatan di RS Gotong Royong. Para personil band lokal itu sebelumny meminum miras yang sama di Cruz Lounge Bar, Vasa Hotel Surabaya.

Baca Juga: Kronologi Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Ditembak di Toko Sampang!

Mulanya, RG yang mabuk berat sempat dibawa di RSI Wonokromo pada Minggu (24/12) pukul 01.00 WIB. Lalu, RG dinyatakan meninggal dunia pukul 03.00 WIB.

Sementara itu, WAR mengalami muntah-muntah pada hari yang sama pukul 06.30 WIB dan dibawa ke RS Adi Husada. Kemudian, WAR dinyatakan meninggal dunia pukul 09.00 WIB.

Saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya ketiga personel musisi asal Surabaya tersebut. Sebab, polisi masih melakukan penyelidikan.

"Kami sudah melakukan melakukan pemeriksaan 5 saksi, mulai bartender, rekan band, dan manajemen bar," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKP Hendro Sukmono, Selasa (26/12).

Baca Juga: Pasutri Pengedar Narkoba Ditangkap di Surabaya, Polisi Sita 1,4 Kuintal Sabu!

Sejauh ini, korban yang sudah diautopsi adalah WAR dan IP. Namun, pihak kepolisian belum merilis hasil autopsi tersebut.

"Jenazah WAR sudah kami otopsi tapi belum bisa kita sampaikan hari ini. Kami masih menunggu secepatnya dari dokter yang melakukan outopsi," jelasnya.

Untuk barang bukti yang didalami oleh Polrestabes Surabaya yakni berupa botol minum dan gelas dengan yang sama. Serta, peralatan bartender yang digunakan.

"Kenapa sejenis? Karena sisa-sisa minuman dari bartender telah dicuci dan kondisinya tidak ada yang meninggal hari itu," tandas AKP Hendro.

Editor
Komentar
Banner
Banner