bakabar.com, BANJARBARU – Kerja keras Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel mengungkap sejumlah kasus besar narkotika selama setahun terakhir berbuah manis.
Tim yang dipimpin AKBP Ade Harri Sistriawan diganjar penghargaan setelah berhasil menyita total 379 kilogram sabu.
Penghargaan diserahkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Mako Satbrimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (1/7).
Tercatat ada sebanyak 17 pengungkapan kasus besar peredaran narkotika yang diungkap selama satu tahun terakhir. Rinciannya 379.269,48 gram atau sekitar 379 kilogram sabu, 97.621 butir ekstasi, serta 104,43 gram serbuk ekstasi.
Iptu Henarto Yuwono selaku Panit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel mewakili lima personel menerima sertifikat penghargaan dari Kapolda.
Kapolda Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi personel dalam memberantas peredaran narkotika di Kalimantan Selatan.
“Perang terhadap narkoba tidak boleh kendor demi menyelamatkan masyarakat dari kehancuran akibat mengonsumsinya,” tegasnya.
Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel di bawah kepemimpinan AKBP Ade Harri Sistriawan memang mencatat sederet pengungkapan besar dalam dua tahun terakhir.
Sepanjang 2025, tim tersebut membongkar penyelundupan sekitar 400 kilogram sabu dan ratusan ribu butir ekstasi.
Memasuki 2026, tiga kasus besar kembali berhasil diungkap dengan total hampir 200 kilogram sabu. Salah satunya pengungkapan 128 kilogram sabu milik jaringan gembong narkotika internasional Fredy Pratama pada Juni 2026.
Atas sederet keberhasilan tersebut, AKBP Ade sebelumnya menerima Pin Emas Kapolri pada 2025. Ia juga kembali diusulkan menerima penghargaan yang sama pada 2026 dan saat ini masih dalam proses.
Terbaru, AKBP Ade mendapat promosi jabatan sebagai Kapolres Kotabaru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.