News

Warga Muhammadiyah Mulai Tarawih Minggu Malam

Di Masjid Al Jihad Jalan Cempaka Besar Banjarmasin, misalnya, umat Islam terlihat mulai berdatangan sejak usai Magrib.

Featured-Image
JEMAAH salat Tarawih di Masjid Al Jihad Banjarmasin, Minggu (10/2/2024) malam, yang meluber hingga ke halaman parkir.(Foto: Ist)

bakabar.com, BANJARMASIN – Warga Muhammadiyah di seluruh  tanah Air menggelar salah tarawih di masjid dan musala malam ini. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Senin 11 Maret 2024, berdasarkan metode hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Pemantauan di Banjarmasin, malam ini, warga Muhammadiyah terlihat berbondong-bondong menuju sejumlah masjid dan musala, yang berafiliasi dengan ormas Islam yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu.

Di Masjid Al Jihad Jalan Cempaka Besar Banjarmasin, misalnya,  umat Islam terlihat mulai berdatangan ke masjid Muhammadiyah terbesar di Kalimantan Selatan itu seusai Magrib.

Jemaah salat Isya dan Tarawih, baik muslimin maupun muslimah, di masjid berlantai tiga itu meluber hingga ke halaman parkir.

Alif, salah satu jemaah, mengaku sengaja datang lebih awal ke Masjid Al Jihad agar mendapatkan tempat salat di ruang induk. Ternyata dia hanya kebagian tempat menggelar sajadah di lapangan parkir.

‘’Biasanya hari pertama Ramadan ini jemaah Masjid Al Jihad membludak. Susah mencari tempat salat di dalam masjid,’’ ujarnya.

Selaku imam pada salat Tarawih hari pertama di Masjid Al Jihad Banjarmasin adalah Ustaz HM Azhar Fitri dan penceramah Ustaz H Sulikan Sariyun Lc.

Ramainya jemaah juga terlihat di Masjid Muhammadiyah Muara Kelayan, Masjid Ar-Rahman Jalan Kampung Melayu, Masjid Ar-Rahim Jalan Sultan Adam, Masjid Hasanuddin Madjedi Kayu Tangi, Masjid Al Furqan Jalan Bumi Mas Raya, Masjid Al Mukhlisin Jalan Manggis, Masjid Al Muhajirin Jalan HKSN.

Kemudian, Masjid At-Tanwir Jalan Sultan Adam, Masjid Al Mujahidin Jalan Belitung Laut, Masjid Al Haq Banua Anyar, Masjid Al Munawwarah Jalan Keramat Raya, Masjid Syazali Jalan Seberang Masjid, dan masjid Muhammadiyah lainnya.


Penetapan 1 Ramadhan 1445 H warga Muhammadiyah telah tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024. Maklumat ini ditandatangani oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti pada 12 Januari 2024.

PP Muhammadiyah menyatakan bahwa pada Ahad 10 Maret 2024, bulan sudah berada di atas ufuk (hilal sudah wujud) di wilayah Indonesia, kecuali di Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

"Berdasarkan hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Senin Pahing, 11 Maret 2024 M," tulis keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada maklumat yang dirilis pada 29 Desember 2023 lalu.

Terkait perbedaan penetapan awal Ramadan warga Muhammadiyah dengan pemerintah dan ormas Islam lain, PP Muhammadiyah mengimbau masyarakat saling menghormati.


"Terhadap perbedaan awal Ramadan dan ibadah lainnya, seperti rakaat tarawih, hendaknya saling menghormati," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti kepada wartawan, Minggu (10/3/2024).

Mu'ti mengimbau umat Islam menunaikan puasa, salat tarawih dan ibadah lainnya dengan khusyuk mengharapkan rida Allah. Dia meminta masyarakat menjaga situasi dan kondisi agar umat Islam dapat beribadah dengan sebaik-baiknya.

"Kami mengimbau kepada umat Islam menunaikan ibadah puasa, salat tarawih, dan ibadah Ramadan lainnya dengan khusyuk, mengharapkan rida Allah," kata Mu'ti, dikutip dari detikcom.

"Kepada masyarakat luas, hendaknya menjaga situasi dan kondisi yang kondusif dengan menjaga ketenangan dan saling menjaga agar umat Islam dapat beribadah dengan sebaik-baiknya," tambahnya.(*)


Editor


Komentar
Banner
Banner