News

Unggul di Quick Count, PDIP Berpeluang Hattrick

Hasil quick count Pileg 2024 menunjukkan PDI Perjuangan  berpeluang hattrick alias memenangi perolehan suara pemilu tiga kali berturut-turut.

Featured-Image
Partai Politik Peserta Pemilu 2024

bakabar.com, JAKARTA -- PDI Perjuangan  berpeluang hattrick alias memenangi perolehan suara pemilu tiga kali berturut-turut. Hal tersebut terlihat dari hasil hitung cepat (quick count) Pileg 2024 sejumlah lembaga survei, yang menempatkan partai berlogo banteng moncong putih itu di posisi teratas dengan perolehan suara di atas 17 persen.

Misalnya, quick count yang dilakukan lembaga survei Politika Research & Consulting, dengan data masuk 93,17 persen, mencatat PDIP meraih 17,07 persen. Disusul Partai Golkar 15,41 persen, Partai Gerindra 13,34 persen, PKB 11,29 persen, Partai NasDem 9,59 persen, Partai Demokrat 7,61 persen, PKS 7,47 persen, dan PAN 6,4 persen.

Sementara, partai lainnya terancam gagal melenggang ke Senayan karena perolehan suaranya di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen.

Partai-partai yang diperkirakan gagal menempatkan wakilnya di DPR RI tersebut, adalah PPP: 3,59 persen, PSI 2,81 persen, Perindo 1,2 persen, Partai Gelora 1 persen, Partai Hanura 0,77 persen, Partai Buruh 0,75 persen, Partai Ummat 0,53 persen, PBB 0,4 persen, PKN 0,38 persen, dan Partai Garuda 0,36 persen.

Tak jauh berbeda, hasil quick count Poltracking Indonesia, dengan suara masuk 70,73 persen, menampatkan PDIP di posisi puncak dengan17,42 persen. Disusul Partai Golkar 15,49 persen, Gerindra 13,21 persen, PKB 11,80 persen, Partai NasDem 8,55 persen, PKS 8,34 persen, Partai Demokrat 7,25 persen, dan PAN 6,76 persen.

Kemudian, PPP 3,59 persen, PSI 2,79 persen, Perindo: 1,29 persen, Partai Gelora 0,88 persen, Partai Ummat 0,71 persen, Partai Buruh 0,67 persen, Partai Hanura 0,65 persen, PBB 0,42 persen, Partai Garuda 0,34 persen dan PKN 0,25 persen.

Namun demikian hasil hitung cepat bukanlah hasil resmi pemilu. Hasil resmi pemilu tetap menunggu perhitungan suara secara manual dari KPU.

Editor
Komentar
Banner
Banner