bakabar.com, BALANGAN - Pendidikan anak usia dini tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, adab, serta nilai-nilai keimanan sebagai bekal anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Komitmen tersebut menjadi fokus pembelajaran di TK IT Permata Hati Balangan.
Pesan itu disampaikan Kepala TK IT Permata Hati, Nur Ikhsanifa, dalam Haflah Akhirussanah 2026 bertema Seven Little Wonders: Mari Kita Rayakan Tujuh Keajaiban Kecil Bersama yang dirangkai dengan pengukuhan 89 murid di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Nur Ikhsanifa, pendidikan pada usia dini merupakan fase penting dalam membangun fondasi kepribadian anak sehingga proses pembelajaran tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca dan menulis.
"Pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun fondasi adab, keimanan, dan nilai-nilai keislaman sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai visi sekolah, yakni menjadi pribadi yang bertakwa, eksploratif, dan mandiri," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustaz, ustazah, serta orang tua yang telah berperan aktif mendampingi proses tumbuh kembang anak selama menempuh pendidikan di TK IT Permata Hati.
Sementara itu, Bidang Pembinaan dan Kepegawaian Yayasan Al Izzah Balangan, Norlatipah, mengatakan sebanyak 89 murid mengikuti pengukuhan pada tahun ini sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar.
Ia berharap seluruh ilmu yang diperoleh para murid, mulai dari pembelajaran umum, hafalan Al-Qur'an, hadis, hingga nilai-nilai kebaikan, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap seluruh ilmu yang telah diperoleh dapat diamalkan dan menjadi bekal bagi anak-anak dalam melanjutkan pendidikan maupun menjalani kehidupan sehari-hari," katanya.
Norlatipah juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK IT Permata Hati. Menurutnya, keberhasilan membentuk generasi yang berkarakter tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi momen apresiasi atas perjalanan belajar para murid sekaligus awal langkah mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.



