DPRD Kalsel

Soroti Ketimpangan, DPRD Kalsel Desak Perhatian Serius untuk Empat Desa di Peramasan

Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, menyoroti kondisi empat desa di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar.

Featured-Image
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim. Foto: Humas

bakabar.com, BANJAR – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, menyoroti kondisi empat desa di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar, yang dinilai masih tertinggal dalam sektor kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur jalan.

Ia mengungkapkan, masyarakat setempat telah lama mengeluhkan sulitnya akses terhadap layanan dasar. Kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui menjadi hambatan utama bagi warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan maupun pendidikan yang layak.

Menurutnya, pembangunan di Kalimantan Selatan tidak boleh hanya terfokus pada wilayah perkotaan. Ketimpangan antara kota dan desa dinilai semakin nyata, terutama di daerah terpencil seperti Peramasan.

“Warga meminta keadilan. Jangan sampai daerah terpencil terus terabaikan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bertentangan dengan amanah konstitusi serta nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan kelima yang menekankan kemanusiaan dan keadilan sosial.

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, terutama dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Editor


Comment
Banner
Banner