bakabar.com, TANJUNG - Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabalong yang semula dijadwalkan berlangsung 30 Mei 2026 resmi ditunda.
Penundaan diputuskan PWI Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan mengubah jadwal pelaksanaan pemilihan Ketua PWI Tabalong itu menjadi Juli 2026 dengan alasan efektivitas waktu dan agenda penting lainnya.
Perubahan jadwal Konferkab PWI Tabalong tertuang dalam surat PWI Provinsi Kalsel Nomor 1149/Sekr/PWI-KS/V/2026 tertanggal Jumat, 29 Mei 2026.
Sebelumnya, PWI Kalsel juga telah mengirimkan surat Nomor 1139/Sekr/PWI-KS/IV/2026 tertanggal 8 April 2026 kepada Ketua PWI Tabalong, Ketua PWI Hulu Sungai Selatan, dan Ketua PWI Hulu Sungai Utara.
Dalam surat tersebut, PWI Kalsel mengingatkan bahwa masa kepengurusan dan kepemimpinan Ketua PWI kabupaten/daerah telah lama berakhir sehingga diminta segera menyiapkan pelaksanaan Konferensi Kabupaten sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI terbaru.
Konferkab merupakan mekanisme untuk memilih Ketua PWI Kabupaten, sedangkan Konferensi Kerja Kabupaten menjadi forum penyusunan struktur kepengurusan dan program kerja pengurus baru.
PWI Kalsel sebelumnya meminta seluruh daerah menggelar Konferkab paling lambat akhir April 2026.
Menindaklanjuti surat tersebut, PWI Tabalong menggelar rapat pembentukan panitia pada 24 April 2026 di Aula Balai Wartawan. Rapat menetapkan Chandra Bagus Santoso sebagai ketua panitia, Saadilah sebagai sekretaris, dan Ahmad Fadilah sebagai bendahara.
Ketua Panitia Konferkab PWI Tabalong, Chandra Bagus Santoso, membenarkan adanya perubahan jadwal pelaksanaan konferkab.
“Surat perubahan jadwal tersebut kami terima berbentuk file PDF yang dikirimkan melalui WhatsApp hari ini,” kata Chandra, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya pelaksanaan Konferkab PWI Tabalong diputuskan berlangsung pada 30 Mei 2026 melalui hasil rapat panitia.
Keputusan itu kemudian dikoordinasikan ke PWI Kalsel, termasuk melalui pertemuan di kantor PWI Kalsel pada Jumat, 22 Mei 2026.
“Saat itu pengurus PWI Kalsel akan merapatkan hal itu dan pada Sabtu, 23 Mei 2026 kami dikabari bahwa PWI setuju pelaksanaan Konferkab PWI Tabalong ditanggal 30 Mei 2026,” ujar Chandra.
Panitia juga diminta mendata anggota yang memiliki hak suara dan memenuhi syarat pencalonan, yakni memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Madya.
“Hasil pendataan ada 20 anggota berkartu PWI Biasa yang mempunyai hak memilih, namun satu di antaranya masa berlaku kartunya berakhir,” katanya.
Sementara itu, terdapat lima anggota yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Tabalong periode 2026-2029, yakni Herlina Lasmianti, Zulfahmi Damiri, Herry Yusminda, Ika Rahmawati, dan Nur Ali.
Menurut Chandra, panitia juga telah membuka penjaringan bakal calon ketua sesuai arahan PWI Kalsel.
“Dalam rapat itu diputuskan anggota PWI Tabalong yang memenuhi syarat diserahkan formulir surat pernyataan bersedia atau tidak untuk mencalonkan diri. Jika tidak menyerahkan kembali ke panitia dianggap tidak mencalonkan diri,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan penjaringan sudah hampir rampung meski jadwal pelaksanaan konferkab diundur ke Juli 2026.
“Yang jelas panitia sudah merampungkan tahapannya,” ucap Chandra.
Ia menyebut, alasan penundaan berdasarkan surat PWI Kalsel karena faktor waktu serta adanya agenda mendadak yang lebih penting.
Selain itu, pelaksanaan Konferkab PWI Tabalong juga direncanakan bersamaan dengan Konferkab PWI Hulu Sungai Utara agar lebih efektif dan efisien.
“Pertimbangannya agar pelaksanaan Konferkab PWI Tabalong bisa mengundang Bupati Tabalong sebagai pemangku kebijakan yang menjadi mitra strategis PWI,” tutup Chandra.




