bakabar.com, BANJAR - Bupati Banjar H Saidi Mansyur menegaskan pentingnya kepemimpinan kolaboratif dalam menangani persoalan kemiskinan dan stunting di daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tak bisa dicapai hanya oleh pemerintah semata.
Hal itu disampaikan Saidi usai menghadiri Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026) malam.
Dalam ajang tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih Juara I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Saidi menyebut capaian itu menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Apresiasi seperti ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi agar seluruh pihak terus berinovasi dan berkontribusi untuk daerah,” ujar Saidi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar juga terus mendukung program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Saidi, kepemimpinan daerah saat ini harus mampu membangun sinergi, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha hingga masyarakat di tingkat bawah.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin menjelaskan keberhasilan daerahnya menekan angka stunting dilakukan melalui berbagai program terintegrasi. Di antaranya pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, pendataan jemput bola oleh bidan, hingga pemberian vitamin dan imunisasi bagi calon pengantin.
“Angka kemiskinan juga berhasil ditekan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelatihan UMKM,” kata Muhidin.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya menciptakan iklim kompetitif yang sehat antardaerah agar kepala daerah terpacu meningkatkan kinerja.
“Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyat, metode terbaik adalah menciptakan kompetisi yang sehat untuk melahirkan prestasi,” ujar Tito.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, serta seluruh kepala daerah se-Kalimantan.










