Banjarmasin Hits

Puluhan Mahasiswa STIT Tabalong, Ikuti Audiensi Studi Lapangan di PA Tanjung 

Puluhan Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Muhammad Nafis Tabalong, mengikuti audiensi studi lapangan di Pengadilan Agama Tanjung.

Featured-Image
Usai mengikuti audiensi studi lapangan, mahasiswa STIT Tabalong berfoto bersama Ketua PA Tanjung dan Dosen mereka. Foto - bakabar.com/M Al Amin

bakabar.com, TANJUNG - Puluhan Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Muhammad Nafis Tabalong, mengikuti audiensi studi lapangan di Pengadilan Agama Tanjung.

Audiensi Studi Lapangan dengan tema Peran Pengadilan Agama dalam Kasus Perceraian dan Cara Penanggulangan Sesuai Syariat Islam ini digelar di aula lantai 2 PA setempat, Selasa (12/5/2026).

Kedatangan puluhan mahasiswa STIT ke Pengadilan Agama (PA) Tanjung itu dipimpin Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Keluarga dan Masyarakat, Muhammad Irana Yudiartika.

Ketua PA Tanjung, Fahmi Hamzah Rifai, mengatakan, audiensi studi lapangan ini bentuk kerjasama yang bagus dengan STIT Syekh Muhammad Nafis.

"Ini kegiatan perdana yang kami laksanakan dengan STIT Syekh Muhammad Nafis, tadi para mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini dari Fakultas Tarbiyah," terangnya.

Fahmi bilang maksud kedatangan para mahasiswa tersebut dalam rangka belajar dan mencari pengalaman tentang rumah tangga, bagaimana peran PA dalam kelangsungan rumah tangga, perkara perceraian yang ditangai oleh hakim-hakim.

"Tadi mereka juga ingin mengetahui langkah-langkah yang sudah ditempuh PA dalam rangka meminimalisir atau mencegah terjadinya perceraian," bebernya.

"Tadi semua sudah kami sampaikan ke adik-adik mahasiswa, semoga ini menjadi bekal mereka ke depan ketika mereka berumah tangga," imbuh Fahmi.

Sementara itu,Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Keluarga dan Masyarakat, Muhammad Irana Yudiartika, mengatakan, ada 57 mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti audiensi studi lapangan di PA Tanjung ini.

"Mereka merupakan dari mahasiswa dari Prodi Pendidikan Agama Islam, mata kuliah Pendidikan Keluarga dan Masyarakat," jelasnya.

Menurut Irana, kegiatan ini sangat penting bagi para mahasiswa, karena di sana menghubungkan dunia akedemik dan realita serta mengembangkan kesadaran privintif.

"Poin pentingnya adalah pengalaman langsung di PA Tanjung ini akan memberikan pemahaman, ketelitian tentang penguatan pendidikan keluarga sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat," terang Irana, yang juga merupakan Ketua LBH Peduli Hukum dan Keadilan Cabang Banua Enam.

Editor
Comment
Banner
Banner