bakabar.com, TANJUNG - Program beasiswa Tabalong Smart merupakan salah satu Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, HM Noor Rifani-Habib Muhammad Taufani Alkaf.
Di tahun pertama mereka menjabat, program tersebut mulai berjalan, hingga saat ini sudah ada 333 mahasiswa yang mendapatkannya.
"Dari target 345 orang di tahun 2025 ini ada 333 mahasiswa, baik dari kategori siswa berprestasi hingga kategori keluarga tidak mampu yang dikuliahkan atau mencapai 96,52 persen," kata Bupati Tabalong HM Noor Rifani, saat menggelar ekpos hari jadi kabupaten di aula rumah jabatan, Jumat (28/11).
H Fani bilang ratusan mahasiswa itu berkesempatan menempuh pendidikan di sejumlau perguruan ternama di Indonesia, harapannya bisa mencetak SDM lokal yang unggul.
"Mereka di antaranya kuliah di UGM, Unibraw, IPB University, sebelumnya kita telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi itu," jelasnya.
Pada kesempatan itu H Fani, membeberkan sebaran mahasiswa Tabalong Smart yang kuliah di sejumlah perguruan tinggi.
Untuk Institut Teknologi PLN sebanyak 20 orang, UGM 2 orang, ULM Banjarmasin 66 orang, Universitas Pertamina 12 orang dan 88 mahasiswa kategori tidak mampu.
"Sebanyak 119 mahasiswa sedang melaksanakan pendidikan di IPB University, UPN Yogyakarta dan ULM," ungkapnya.
Kemudian, Beasiswa ikatan dinas (Dinsos) sebanyak 10 mahasiswa di IPDN, STIS, STAN, Poltekkes, BPKSDM, lalu beasiswa khusus di ULM sebanyak 90 mahasiswa, di UPN Yogyakarta 12 mahasiswa dan IPB University 10 mahasiwa.
Lalu beasiswa dari PT Conch yang mengikuti studi di Wuhu Institute of Technology, China ada 16 mahasiswa
"Kami, Pemkab Tabalong juga berkomitmen mengupayakan 88 mahasiswa penerima beasiswa dari kategori keluarga tidak mampu bisa dapat bekerja setelah menyelesaikan kuliah sesuai skill dan potensi yang dimiliki," ucapnya.
"Kami berharap para mahasiswa dari keluarga tidak mampu usai menyelesaikan kuliahnya dapat memiliki keahlian dan bisa diandalkan keluarganya," imbuh H Fani.









