bakabar.com, BALANGAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Paringin tahun 2026 menghimpun sebanyak 90 usulan prioritas pembangunan yang mayoritas berfokus pada sektor infrastruktur. Usulan tersebut akan diarahkan ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim).
Camat Paringin, Hudi Darmawan, mengatakan dari total 90 usulan yang dibahas, sebanyak 85 usulan berasal dari desa dan kelurahan, sementara lima lainnya merupakan usulan prioritas tingkat kecamatan.
“Dari 90 usulan tersebut, 85 berasal dari desa dan kelurahan, dan lima sisanya merupakan usulan prioritas kecamatan,” ujar Hudi Darmawan dalam Musrenbang yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Paringin, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, sebagian usulan yang disampaikan pada Musrenbang kali ini sebenarnya telah masuk dalam program pembangunan tahun 2026 karena sudah diajukan pada Musrenbang sebelumnya. Karena itu, pihak kecamatan membuka kemungkinan dilakukan penyesuaian atau revisi terhadap usulan yang telah teranggarkan.
“Usulan yang sudah masuk dalam program 2026 kemungkinan akan kami revisi, menyesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas terbaru,” katanya.
Musrenbang Kecamatan Paringin tahun ini menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Balangan tahun 2027. Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi pembangunan secara langsung dari desa, kelurahan, hingga kecamatan.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pemerintah desa, dan kelurahan. Dalam forum dialog tersebut, setiap usulan dibahas untuk menentukan skala prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan kebutuhan masyarakat.
Hudi berharap seluruh usulan prioritas yang disampaikan dapat terakomodasi dalam penyusunan RKPD 2027, sehingga mampu menjawab kebutuhan pembangunan di Kecamatan Paringin secara lebih merata dan tepat sasaran.
“Harapannya, usulan desa bisa terealisasi. Kalau itu terwujud, tentu akan menambah semangat pemerintah desa untuk terus aktif menyampaikan aspirasi pembangunan bagi wilayahnya,” pungkasnya.



