Banjarmasin Hits

Musda V Demokrat Kalsel, Rully Siap Kejar Target 2 Kursi DPR RI

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel) Rully Rozano menyatakan siap menjalankan target yang diberikan DPP Partai Demokrat u

Featured-Image
Musda Demokrat Kalsel di Rattan Inn Banjarmasin resmi dibuka Sabtu malam (30/5). Foto-bakabar.com

bakabar.com, BANJARMASIN - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel) Rully Rozano menyatakan siap menjalankan target yang diberikan DPP Partai Demokrat untuk mengembalikan kejayaan partai di Banua pada Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Rully usai pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin, Sabtu malam (30/5). Sebagai kandidat Ketua DPD Demokrat Kalsel, ia mengaku akan menjadikan arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Demokrat Herman Khaeron sebagai pedoman dalam menyusun strategi partai ke depan.

"Ya tentu tadi kita sudah sama-sama mendengar arahan dari Sekjen dan juga Ketua Umum. Sebagai calon, saya harus mengikuti arahan itu," kata Rully kepada wartawan.

Rully mengungkapkan dirinya mendapat target besar dari DPP Demokrat. Target tersebut meliputi perolehan dua kursi DPR RI dari Kalimantan Selatan, delapan kursi DPRD Provinsi Kalsel, hingga peningkatan kursi DPRD kabupaten/kota.

"Saya juga sudah diberikan target minimal dua kursi DPR RI, kemudian delapan kursi di provinsi yang tadinya tiga kursi, kemudian di kabupaten/kota yang tadinya 28 menjadi 48 kursi," ujarnya.

Meski target tersebut tidak mudah dicapai, Rully optimistis Demokrat mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan politik besar di Kalimantan Selatan seperti pada Pemilu 2009.

"Saya pikir ini bukan pekerjaan mudah karena partai lain tentu tidak tinggal diam. Tapi saya yakin karena kami tidak berangkat dari nol lagi. Tahun 2009 kita pernah menjadi pemenang di Kalimantan Selatan," katanya.

Optimisme itu merujuk pada kejayaan Demokrat pada Pemilu 2009. Saat itu, Demokrat berhasil merebut masing-masing satu kursi DPR RI dari dua daerah pemilihan (dapil) di Kalsel.

Dari Dapil Kalsel I, Demokrat mengantarkan Taufiq Effendi ke Senayan. Sementara dari Dapil Kalsel II, kursi DPR RI diraih Asfihani. Keduanya menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Selain itu, Demokrat juga meraih sembilan kursi DPRD Provinsi Kalsel pada periode tersebut.

Menurut Rully, kunci untuk mencapai target tersebut adalah menyusun strategi yang tepat dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

"Tinggal strateginya kita buat, bagaimana memenangkan hati rakyat. Kalau rakyat suka dengan kita, tentu rakyat akan bersama kita," tegasnya.

Untuk mencapai target kemenangan, Demokrat Kalsel menyiapkan sistem rekrutmen calon legislatif berbasis data yang diberi nama "Langit Biru".

"Salah satu strategi kami, Demokrat sekarang adalah partai modern. Kami menggunakan sistem berbasis database yang namanya Langit Biru untuk mengukur sejauh mana calon-calon yang akan maju memiliki potensi dukungan pemilih," jelasnya.

Rully menyebut sistem itu juga terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung atau kembali aktif di Partai Demokrat.

"'Langit Biru' terbuka untuk masyarakat yang ingin bergabung. Siapa pun yang ingin kembali membangun Demokrat bersama-sama, kami persilakan," ujarnya.

Di akhir keterangannya, Rully menegaskan Demokrat Kalsel akan tetap menjaga hubungan baik dengan seluruh partai politik di daerah demi menciptakan suasana politik yang kondusif.

"Kami ingin tetap menjalin silaturahmi dengan seluruh partai politik sehingga Kalimantan Selatan tetap dalam kondisi yang sejuk dan harmonis," pungkasnya.

AHY: Kemenangan Butuh Kekompakan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa kemenangan pada Pemilu 2029 hanya bisa diraih jika seluruh kader solid dan bekerja untuk rakyat.

Meski tidak hadir langsung karena tengah berada di Moskow, Rusia, AHY tetap menyapa kader melalui video pada Musda VI Demokrat Kalsel.

Ia meminta seluruh struktur partai memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput serta mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Kemenangan hanya bisa diraih oleh mereka yang solid, disiplin, dan terus bekerja untuk rakyat," tegas AHY.

AHY juga mendorong kader aktif turun ke masyarakat, mendengar aspirasi warga, serta menyiapkan kader terbaik yang memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan.

Musda Titik Awal Konsolidasi

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) VI Demokrat Kalsel bukan sekadar agenda memilih ketua DPD, melainkan titik awal konsolidasi menuju Pemilu 2029.

Ia menjelaskan Musda hanya menghasilkan calon ketua DPD yang kemudian ditetapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat.

Herman menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat bawah sebagai syarat membangun mesin politik yang solid.

"Syarat konsolidasi nasional adalah menguatkan soliditas dan solidaritas antarkader sehingga betul-betul menyatu menjadi sebuah kekuatan," ujarnya.

Ia juga menyebut AHY telah memberikan tiga arahan utama kepada kader, yakni merapatkan barisan, membangun kekuatan, dan merebut kemenangan pada Pemilu 2029.

Baca Juga: Demokrat Kalsel Buka Bursa Ketua DPD, Target Kursi DPR RI

Editor


Comment
Banner
Banner