Tak Berkategori

Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

apahabar.com, KOTABARU – Masyarakat Kalsel digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di Dusun Gadang, Desa Cantung…

Featured-Image
ILUSTRASI Temuan mayat. Foto-Istimewa

bakabar.com, KOTABARU – Masyarakat Kalsel digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di Dusun Gadang, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru.

Mayat pria yang identitasnya diketahui bernama Muhammad Tabrani (35) diduga dihabisi oleh sekelompok orang.

Baca Juga:Sedang Edarkan Sabu, Anuy Diciduk Polisi

Kapolsek Hampang melalui Kanit Reskrim Bripka M Syolikin, memperkirakan pelaku pembunuhan lebih dari satu orang.

“Kalau dilihat pelakunya memang lebih dari satu orang,” ujarnya, kepada bakabar.com dikonfirmasi via selular, Senin (18/2/2019).

Bripka M Syolikin menerangkan, awalnya pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT setempat terkait penemuan mayat tanpa kepala yang ditemukan tidak jauh dari kawasan persawahan. Mayat itu ditemukan pada Minggu 17 Februari 2019, pukul 17.00 Wita.

Orang yang pertama kali menemukan mayat itu adalah seorang wanita yang sedang berjalan kaki dari rumah ke pondoknya. Di tengah jalan, ia melihat ada tubuh yang tergeletak.

Awalnya, wanita itu mengira tubuh tersebut adalah orang yang sedang tiduran.

Namun, saat ia mendekat dan mencoba membangunkan, ternyata ia menemukan pemandangan yang membuat bulu kuduknya berdiri.

Tubuh yang dilihat tak hanya tanpa kepala, tetapi juga dalam kondisi kedua tangannya putus.

“Saat itulah si ibu melaporkan kepada ketua RT yang langsung melaporkan peristiwa itu kepada kami,” jelas Bripka Syolikin.

Setelah melakukan olah TKP di tempat ditemukannya mayat tanpa kepala, jajaran Polsek Hampang langsung melakukan pencarian kepala korban. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya kepala korban ditemukan Senin pagi, pada pukul 09.00 Wita.

Saat itu, posisi kepala berada 4 kilometer dari tubuh korban. Kondisi wilayah yang berada di pegunungan membuat pencarian kepala sempat terhambat.

“Daerah ini medannya cukup sulit karena wilayah pegunungan. Saat ini motif pembunuhan masih kita lakukan pendalaman. Pihak keluarga juga belum bisa dimintai keterangan karena masih berduka,” tandasnya.

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Komentar
Banner
Banner