bakabar.com, BANJARMASIN – Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Kalimantan Selatan menyatakan dukungan penuh kepada Ngatino untuk kembali memimpin Pengurus Pusat KBI pada Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar di Jakarta, 27–30 Juli 2026.
Keputusan tersebut diambil secara bulat dalam rapat Pengprov KBI Kalsel yang dipimpin Ketua HM Rosehan Noor Bahri di Komplek Alam Hijau, Banjarmasin, Kamis (9/7).
Rosehan mengatakan, sosok Ngatino dinilai mampu membawa kemajuan kick boxing Indonesia, baik dari sisi prestasi atlet maupun pembinaan organisasi di seluruh daerah.
"Kami berharap kepemimpinan beliau dapat semakin memajukan kick boxing Indonesia hingga mampu mencetak lebih banyak prestasi di tingkat internasional.
Pembinaan atlet dan organisasi di daerah juga harus terus diperkuat," ujar Rosehan.
Selain menetapkan dukungan untuk Munas, rapat juga membahas persiapan kontingen KBI Kalsel menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada Oktober mendatang.
Pengprov KBI Kalsel menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan atlet secara maksimal agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan di ajang nasional.
Dalam forum tersebut, KBI Kalsel juga mendorong agar cabang olahraga kick boxing masuk dalam agenda Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).
Usulan itu muncul seiring meningkatnya minat pelajar terhadap olahraga bela diri tersebut.
Pelatih KBI Kalsel, Alfian, mengungkapkan antusiasme pelajar terhadap kick boxing terus meningkat, terutama di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
"Minat pelajar, khususnya siswa SMA, terhadap kick boxing terus bertambah. Ini menjadi alasan kuat agar olahraga ini mendapat ruang dalam ajang pelajar seperti POPDA," katanya.
Munas Pengurus Pusat KBI dijadwalkan diikuti sekitar 30 pengurus provinsi dari seluruh Indonesia dan akan menjadi momentum penentuan arah pembinaan kick boxing nasional untuk periode berikutnya.



