bakabar.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (4/5/2026).
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Tema tersebut mengandung pesan penting kepada seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat agar bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Peningkatan kualitas SDM dinilai tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga mampu mendorong prestasi di berbagai bidang, seperti olahraga, seni, dan lainnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap SDM berprestasi, Pemerintah Kabupaten Balangan turut menyerahkan penghargaan dan bonus kepada atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut.
Di antaranya, Aisya Syaira Athar dari cabang olahraga menembak yang meraih 16 medali emas dengan bonus Rp610 juta, Siti Julaiha dari cabang sambo dengan 17 medali perak dan bonus Rp494 juta, serta Nor Alimah dari cabang taekwondo yang memperoleh 45 medali perunggu dengan bonus Rp896 juta.
Selain itu, penghargaan dan bonus juga diberikan kepada atlet disabilitas yang berprestasi pada ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut.
Mereka di antaranya Rahmad Rizali dari cabang renang dengan raihan 26 medali emas dan bonus Rp1,062 miliar, Rubiansyah dari cabang bulu tangkis yang memperoleh 24 medali perak dan bonus Rp648 juta, serta Zues Herliansyah dari cabang atletik dengan 26 medali perunggu dan bonus Rp457 juta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi menekankan pentingnya mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk karakter serta peradaban yang berdaya saing.
“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi manusia. Intinya adalah memuliakan manusia melalui asah, asih, dan asuh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Balangan, Abiji, mengatakan peringatan Hardiknas menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan para tenaga pendidik sekaligus memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan.
“Hari ini apel gabungan, alhamdulillah pesertanya cukup banyak. Ini juga merupakan kelanjutan program dari pusat yang kita sandingkan di daerah, seperti digitalisasi pendidikan dan revitalisasi. Banyak hal yang perlu kita selaraskan,” katanya.
Abiji berharap peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu meningkatkan komitmen seluruh guru dan pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Balangan.
“Kita tidak hanya terfokus pada peringatannya, tetapi juga pada komitmen guru untuk melaksanakan program dengan baik, serta sinergitas antar guru dan seluruh stakeholder agar pendidikan di Balangan terus berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pakta integritas penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Penandatanganan itu menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa diskriminasi, serta gratis bagi masyarakat.



