DPRD Kalsel

Habib Hasyim Bin Yahya: Jangan Tunggu Asap Menyelimuti Banua, Karhutla Harus Dicegah Sejak Dini

Musim kemarau kembali menyapa Kalimantan Selatan.

Featured-Image
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Habib Hasyim Bin Yahya. Foto: Syarif

bakabar.com, BANJARMASIN – Musim kemarau kembali menyapa Kalimantan Selatan. Bersamaan dengan itu, kekhawatiran akan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui Banua. Asap yang pernah membatasi pandangan, mengganggu pernapasan, hingga melumpuhkan aktivitas masyarakat menjadi pengingat bahwa bencana tersebut tak boleh kembali terulang.

Di tengah ancaman itu, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Habib Hasyim Bin Yahya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat langkah pencegahan sejak dini agar Karhutla tidak kembali menjadi petaka tahunan.

"Karhutla bukan hanya persoalan api yang membakar hutan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, hingga keberlangsungan ekonomi. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama," ujar Habib Hasyim, Senin (13/7).

Menurutnya, upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, TNI, Polri, maupun BPBD. Dunia usaha, aparat desa, relawan, dan masyarakat juga harus terlibat aktif menjaga wilayah masing-masing dari potensi kebakaran.

Ia menilai patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta deteksi dini terhadap titik api perlu terus diperkuat, terutama di daerah yang selama ini rawan mengalami kebakaran saat musim kemarau.

Habib Hasyim juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak luas.

"Jangan menunggu api membesar baru kita bergerak. Kesadaran bersama adalah benteng pertama dalam mencegah Karhutla. Mari kita jaga Banua ini agar tetap hijau, sehat, dan terbebas dari kabut asap," tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD Kalimantan Selatan akan terus mendukung penguatan program pencegahan Karhutla, termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta pengawasan terhadap pelaksanaan mitigasi di lapangan.

"Harapan kita sederhana, jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban akibat kelalaian. Mari bergandengan tangan menjaga Kalimantan Selatan agar tetap aman dari ancaman Karhutla," pungkasnya.

Editor


Comment
Banner
Banner