News

Dua Pemburu yang Hilang di Hutan Kapuas Akhirnya Ditemukan

Operasi pencarian terhadap dua pemuda yang dilaporkan hilang saat berburu di hutan Kapuas, akhirnya berhasil ditemukan sekitar 18 Km dari titik awal laporan.

Featured-Image
Tim SAR saat melakukan evakuasi kepada warga yang sempat hilang di hutan Kapuas. Jumat (5/6/2026). Foto: Basarnas Palangka Raya

bakabar.com, KAPUAS - Operasi pencarian terhadap dua pemuda yang dilaporkan hilang saat berburu di hutan Desa Bagugus, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng, akhirnya berhasil ditemukan.

Setelah pencarian selama dua hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan keduanya dalam keadaan selamat sekitar 18 kilometer dari lokasi awal mereka dilaporkan hilang.

Kedua korban diketahui bernama Aditya Pranata (20) dan Arya Soma (20), warga Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.

Peristiwa bermula pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB ketika keduanya masuk ke kawasan hutan Desa Bagugus untuk berburu. Namun hingga malam hari mereka tidak kembali ke rumah, sehingga keluarga yang khawatir melakukan pencarian secara mandiri.

Karena upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil, keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait dan meminta bantuan Tim SAR.

Pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan memasuki titik terang pada hari kedua operasi. Posko SAR menerima informasi dari keluarga terkait dugaan keberadaan korban yang berada sekitar 18 kilometer dari titik awal mereka dilaporkan hilang.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim menuju lokasi yang diduga menjadi posisi korban. Hasilnya, pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.41 WIB, kedua pemuda itu berhasil ditemukan dalam kondisi hidup.

Aditya Pranata menjadi korban pertama yang dievakuasi dan tiba di Posko SAR Gabungan pada pukul 22.18 WIB. Setelah diperiksa dan dipastikan dalam kondisi baik, ia langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Arya Soma berhasil dievakuasi pada Jumat (5/6/2026) pukul 00.48 WIB. Saat ditemukan, Arya mengalami luka ringan pada bagian kaki serta gejala hipotermia akibat kondisi di dalam hutan.

Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya segera memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Kalawa Atei untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyatakan bahwa operasi pencarian resmi ditutup setelah seluruh korban ditemukan.

"Seluruh korban telah ditemukan dalam keadaan selamat. Melalui debriefing yang dilakukan pada pukul 01.30 WIB, Operasi SAR ini resmi kami tutup," ujar Alit. 

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Pospol Bagugus Polsek Mantangai, aparat desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Editor


Comment
Banner
Banner