bakabar.com, PELAIHARI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanah Laut menegaskan bahwa penanganan masalah sosial tidak boleh berhenti pada penyaluran bantuan semata, tetapi harus berorientasi pada terwujudnya kemandirian masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Tanah Laut, Eko Trianto, saat apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (26/1/2026).
Eko menjelaskan, terdapat tiga peran strategis Dinsos dalam menangani persoalan sosial. Pertama, memberikan pelayanan langsung kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Kedua, melakukan pembinaan terhadap Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Ketiga, berperan sebagai fasilitator agar program pemerintah pusat dan provinsi dapat tepat sasaran di daerah.
Menurutnya, pelayanan sosial harus memiliki orientasi jangka panjang yang jelas. “Tujuan utama pelayanan sosial adalah mendorong PPKS agar mampu hidup mandiri,” tegas Eko.
Dalam pelaksanaannya, Dinsos Tanah Laut memprioritaskan lima dari 26 kategori PPKS yang tercantum dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni anak terlantar, penyandang disabilitas, lanjut usia, gelandangan dan pengemis, serta masyarakat korban bencana.
Peran Dinsos juga terlihat nyata saat banjir melanda empat kecamatan di Tanah Laut pada awal Januari 2026. Pada peristiwa tersebut, Dinsos menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga melalui pengoperasian dapur umum, baik pada masa tanggap darurat maupun pascabencana.









