Borneo Hits

Dinkes Banjarbaru Belum Temukan Kasus Super Flu, Warga Diminta Menjaga PHBS

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus influenza A (H3N2) atau superflu.

Featured-Image
Kepala Dinkes Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina. Foto: bakabar.com/Fida

bakabar.com, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus influenza A (H3N2) atau superflu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Banjarbaru, dr Juhai Triyanti Agustina, menyusul informasi terkait penyebaran virus influenza A (H3N2) subclade K di sejumlah daerah di Indonesia.

“Sampai sekarang belum ditemukan laporan perihal penyakit dimaksud. Flu yang  masih seperti sebelumnya dan tidak menunjukkan indikasi yang lebih berbahaya,” ungkap Juhai, Senin (5/1).

Pun Juhai menegaskan virus influenza yang dikabarkan beredar sekarang bukan penyakit baru dan sudah lama dikenal di dunia medis.

Hingga sekarang juga tidak ditemukan lonjakan kasus maupun kondisi khusus yang mengarah kepada wabah influenza di Banjarbaru, “Sebenarnya sudah lama dikenal. Sampai sekarang di Banjarbaru belum ditemukan superflu),” tegas Juhai.

Meski demikian, Dinkes Banjarbaru tetp mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama.

"Menjaga pola makan, gaya hidup sehat, dan mengelola stres menjadi kunci penting dalam menjaga daya tahan tubuh," beber Juhai.

Juga diingatkan agar warga tidak menunda pemeriksaan kesehatan, seandainya mengalami gejala flu atau gangguan kesehatan lain, "Kalau merasakan gejala, tetap ke fasilitas kesehatan terdekat supaya bisa ditangani secepat mungkin,” tandasnya.

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa situasi influenza A (H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali. Juga tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lain.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan PHBS, menjaga daya tahan tubuh, serta melakukan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

Masyarakat juga diminta tetap di rumah saat sakit, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta segera mencari pertolongan medis jika gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.

Editor


Komentar
Banner
Banner