bakabar.com, BANJARBARU - Penyakit campak menjadi sorotan publik. Penyebabnya beberapa daerah di Indonesia, banyak anak yang meninggal dunia akibat campak. Lantas bagaimana di Kalimantan Selatan?
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, dr Diauddin, menuturkan jika di provinsi belum ada laporan yang luar biasa terkait penyakit campak.
Diauddin menjelaskan penyakit campak sendiri bisa dicegah dengan vaksin atau imunisasi. Dia tidak hapal jumlah vaksinasi campak yang sudah terealisasi ke masyarakat.
Namun Diauddin berharap dengan adanya kejadian di luar daerah tersebut, masyatakat Kalsel antusias untuk melakukan imunisasi campak kepada anak masing-masing.
"Semoga masyarakat lebih sadar akan vaksin campak dan tidak ada lagi penolakan terhadap imunisasi," harapnya.
Langkah yang telah dilakukan Dinkes Kalsel sendiri adalah penguatan surveilans agar pelaporan tepat waktu dan lengkap, sweeping imunisasi digencarkan di daerah dengan cakupan rendah.
Dinkes Kalsel juga memonitor bulanan cakupan imunisasi serta melakukan advokasi regulasi melalui instruksi gubernur untuk menggerakkan dukungan masyarakat.
Diauddin juga memastikan jika vaksinasi campak aman dan halal. "Jangan terprovokasi dan termakan informasi hoaks soal imunisasi ini, vaksinasi campak penting bagi anak-anak," tegasnya.