bakabar.com, BANJARMASIN – Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Banjarmasin kembali menjadi sorotan.
Pasalnya, lokasi TPS berada tepat di seberang Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Banjarmasin.
Gunungan sampah terlihat mencolok di depan sekolah. Kondisi ini semakin ironis karena lokasinya hanya berjarak ratusan meter dari rumah dinas Wali Kota Banjarmasin di Jalan Dharma Praja Raya, Banjarmasin Timur.
Selain memakan sebagian badan jalan, sampah yang belum terangkut juga menimbulkan bau menyengat hingga ke lingkungan sekolah.
Di lokasi, seorang petugas kebersihan tampak memindahkan sampah ke bak truk yang telah disiapkan. Ia menyebut penumpukan ini sudah terjadi selama beberapa hari.
“Sudah tiga hari. Bertugas sendiri saja kalau siang, ini sambil memuat ke bak. Karena pembuangan di TPA Regional Banjarbakula terbatas,” ujar Miskadir.
Penumpukan sampah tersebut berdampak langsung pada aktivitas sekolah. Bau tidak sedap menyebar hingga ke halaman dan mengganggu kegiatan siswa, termasuk saat apel pagi.
Kepala SLBN 2 Banjarmasin, Sofyan Feriadi, mengatakan keberadaan TPS di depan sekolah sangat mengganggu, baik dari sisi kenyamanan maupun akses.
“TPS di seberang sekolah ini sangat berdampak, karena memakan badan jalan dan mengganggu akses keluar masuk,” ujarnya.
Ia juga menyoroti masalah yang terus berulang, yakni sampah yang kerap menumpuk tanpa penanganan maksimal.
Pihak sekolah berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk memindahkan TPS ke lokasi yang lebih layak.
“Kami berharap TPS ini segera dipindahkan. Tidak layak berada tepat di depan lingkungan sekolah,” tegasnya.