Sidak Pasar, Satgas Saber HSS Pastikan Minyak Goreng Subsidi Sesuai HET

Tim Satgas Saber Perlindungan Pangan HSS melakukan sidak di Pasar Los Batu Kandangan dan Pasar Terpadu Kandangan.

Satgas Saber Polres HSS dan Pemkab HSS memantau langsung harga di Pasar Los Batu Kandangan. Foto-untuk bakabar.com

bakabar.com, KANDANGAN - Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Perlindungan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Los Batu dan Pasar Terpadu (Pasar Subuh) Kandangan, Kamis (5/2/2026). 

Langkah ini dilakukan untuk memantau harga, keamanan, dan mutu komoditas pangan, sekaligus menindaklanjuti instruksi Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) serta hasil rapat koordinasi sebelumnya.

Sidak melibatkan lintas instansi, mulai dari Polres HSS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS melalui Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Dinas PMPTSP. 

Tim memantau sedikitnya 14 komoditas pangan, termasuk bahan pokok strategis menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.

Kabid Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir mengatakan sidak yang diinisiasi Polres HSS ini upaya memastikan stabilitas harga di tingkat pedagang dengan salah satu fokus utama pengawasan harga MinyakKita sebagai minyak goreng bersubsidi.

"Kami menegaskan kepada para pedagang bahwa MinyakKita merupakan barang subsidi. Harganya tidak boleh melebihi ketentuan pemerintah. Bila melebihi HET, itu pelanggaran," kata Abdul Kodir.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan masih adanya pedagang yang belum mengetahui bahwa pendistribusian MinyakKita kini ditangani langsung oleh Bulog.

Berdasarkan pantauan, diketahui selama ini harga di lapangan sering melonjak karena pedagang mendapatkan barang melalui tengkulak atau pihak kedua.

Abdul Kodir menambahkan bahwa pedagang harus mengambil stok langsung dari Bulog untuk mendapatkan harga Rp14.500 per liter sehingga harga jual tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menanggapi hal ini, Polres HSS menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah lonjakan harga tidak wajar dan memastikan ketersediaan barang, terutama menjelang Ramadhan.

Kasat Reskrim Polres HSS, Iptu May Pelly Manurung, diwakili anggota Satgas Pangan, Rizki Fauzi menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan ragu menindak pedagang yang sengaja mempermainkan harga atau melakukan penimbunan.

"Kami pastikan stabilitas bahan pokok tetap aman menjelang Ramadhan. Jika ditemukan pedagang menimbun barang, akan ada konsekuensi hukum," tegas Rizki Fauzi.

Sidak kali ini juga bertujuan menginventarisasi potensi masalah pasar, memantau kualitas pangan, serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat.