Pria Pengambangan Banjarmasin Ditemukan Tewas Gantung Diri

Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi gantung diri di sebuah rumah di Jalan Pengambangan RT 05, Banjarmasin Timur, Senin (22/4) pagi.

Jasad Ari usia dilakukan proses visum di Kamar Janazah RSUD Ulin Banjarmasin. Foto: Syahbani

bakabar.com, BANJARMASIN - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi gantung diri di sebuah rumah di Jalan Pengambangan RT 05, Banjarmasin Timur, Senin (22/4) pagi.

Belakangan diketahui pria yang ditemukan dalam posisi gantung diri di bagian belakang rumah tanpa mengenakan busana itu bernama Muhammad Ari Apriansyah berusia 32 tahun.

Sontak penemuan jasad tak bernyawa itu membuat geger warga. Jasad Ari kemudian dievaluasi pihak kepolisian dibantu tim relawan serta warga setempat untuk kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Ulin.

Ibu korban, Elly tak memiliki firasat sebelumnya tentang kematian anaknya itu. “Nggak ada firasat apa-apa. Terakhir bertemu dua hari lalu,” ujar Elly saat ditemui di kamar jenazah.

Dijelaskan Elly bahwa rumah tempat anaknya meninggal dunia merupakan rumah milik bos Ari. Dan dia tengah mengerjakan pembangunan rumah tersebut. "Dia tinggal disana sambil kerja," jelasnya.

Sebelum Ari ditemukan meninggal, Elly juga mengaku tak pernah mendapat keluhan tentang masalah hidup yang tengah dihadapi anaknya. 

"Penyebabnya saya kurang tahu. Dia nggak pernah cerita apa-apa ke saya. Yang saya tahu kondisi baik-baik saja. Dia pernah berkeluarga. Tapi sudah pisah," Ungkapnya.

Usai dilakukan proses visum di RSUD, jasad Ari kemudian dibawa pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) KM 22, Landasan Ulin, Banjarbaru. 

"Rencananya dimakamkan di Gang PDI, Banjarbaru," pungkas Elly.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Eru Alsepa menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi terkait kejadian tersebut. Diantaranya pemilik rumah tempat Ari bekerja bernama Ahmad Junaidi.

Eru pun membenarkan bahwa Ari adalah buruh banguan dan yang mengerjakan pembanguan tersebut. Dan dua hari terakhir Junaidi mulai menempati rumah tersebut bersama Ari.

"Menurut keterangan saksi, korban adalah tukang yang sedang mengerjakan bangunan rumah saksi, dan memang tinggal di rumah saksi sambil menunggu rumah saksi yang kosong karena sedang proses rehab bangunan," jelas Eru.

Dari keterangan saksi kata Eru, Ari memang sempat tak ada di rumah seminggu sebelumnya. Alasannya saat itu tengah sibuk mengurus berkas untuk melamar pekerjaan baru. Dan pada Hari Minggu kemarin menghubungi pemilik rumah untuk melanjutkan kembali pekerjaannya.

Namun, betapa terkejutnya Juniadi saat datang pada Senin pagi tadi sekitar pukul 7. Dia menemukan jasad Ari sudah tergantung di tangga garasi rumah tersebut."Pemilik rumah pertama kali melihat saat membuka gorden rumah,” kata Eru.