Pemko Banjarbaru

Mantap, Banjarbaru 3 Teratas Verivali dan Keaktifan DTKS Kalsel

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menempati tiga teratas verivali dan keaktifan data terpadu kesejahteraan…

Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin. apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menempati tiga teratas verivali dan keaktifan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Itu berdasar ranking terbaru yang dirilis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Wali Kota Aditya Mufti Ariffin terus melakukan berbagai upaya perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Baik dalam kebijakan pelaksanaannya, maupun perbaikan DTKS.

“Kita berharap dengan selalu update data DTKS ini bisa menggambarkan kondisi daerah, terutama berkaitan dengan evaluasi program yang telah dilaksanakan,” ujarnya kepada apahabar.com, Rabu (28/9).

Penyempurnaan DTKS, lanjutnya, harus dinamis. Sehingga bantuan sosial tersalurkan kepada seluruh masyarakat yang layak mendapatkan bantuan.

Pemerintah Kota Banjarbaru menempati peringkat 3 teratas verivali dan keaktifan DTKS Provinsi Kalsel. Foto: Aditya untuk apahabar.com

Kualitas DTKS yang muktahir, katanya, dapat meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan sosial dari Pemkot Banjarbaru.

Progres positif DTKS di Kota Banjarbaru yang kini menduduki peringkat 3 teratas, diharapkannya dapat lebih ditingkatkan lagi.

"Hasil ini berkat kerja keras teman-teman Dinas Sosial maupun di tiap-tiap kelurahan. Tentu saya sangat berharap kita dapat meningkatkan pemuktahiran data ini sehingga tidak ada masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan," cetusnya.

Seperti diketahui, penyempurnaan DTKS di suatu wilayah menjadi penting karena memuat harapan besar bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dari pemerintah.

Di mana nantinya melalui DTKS ini, bantuan disalurkan pemerintah tiap tahunnya melalui sumber APBN (PBI, PKH, BPNT) maupun APBD (KLJ, KPDJ, KAJ, KPAR, KJP PLUS, KJMU, dan BPMS).

Pemkot Banjarbaru sendiri telah mewujudkan berbagai program dalam menanggulangi persoalan kemiskinan. Salah satunya bantuan perbaikan atau bedah rumah warga yang tidak layak huni, terkhusus bagi lansia dan disabilitas.

Tak hanya itu, hingga saat ini Pemkot Banjarbaru juga memberikan bantuan makan siap saji setiap harinya dan bantuan paket sembako setiap bulannya melalui program yang digagas Wali Kota Banjarbaru, yakni Home Care.