bakabar.com, SAMPIT – Kenaikan harga bahan pokok mulai dirasakan di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.
Di tengah tekanan tersebut, harga perhiasan emas justru terpantau stabil dan masih diminati sebagai instrumen investasi.
Pedagang sembako di PPM Sampit, Maria, mengatakan sejumlah komoditas mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Harga beras merek Dua Anak kemasan 5 kilogram kini berada di kisaran Rp88 ribu hingga Rp95 ribu.
Sementara itu, gula pasir naik dari Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada beras anak ayam yang kini mencapai Rp90 ribu per 5 kilogram, dari sebelumnya Rp85 ribu.
Untuk beras lokal, seperti jenis Siam Epang, harga turut merangkak naik dari Rp20 ribu menjadi Rp21 ribu per kilogram.
“Beberapa jenis beras lokal bahkan tidak kami jual lagi, seperti dari Banjar, karena harganya terlalu tinggi dan sulit laku,” ujar Maria, Selasa (21/4/2026).
Ia menyebut, kenaikan harga turut dipicu biaya tambahan seperti plastik kemasan yang ikut naik. Dampaknya, daya beli masyarakat menurun dan aktivitas pasar menjadi lebih sepi.
Maria berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menekan harga, khususnya beras, serta memastikan operasi pasar berjalan efektif.
“Harapannya pemerintah bisa benar-benar melihat kondisi di lapangan, terutama untuk harga beras,” katanya.
Berbanding terbalik dengan sembako, pedagang perhiasan emas di PPM Sampit, Muliana Sari, menyebut harga emas saat ini relatif stabil meski sebelumnya sempat naik akibat konflik di Timur Tengah.
“Sekarang sudah stabil, dan dampak kenaikan BBM juga belum terlalu terasa ke harga perhiasan,” ujarnya.
Menurutnya, harga emas dipengaruhi pergerakan dolar AS dan nilai tukar rupiah. Saat dolar menguat, harga emas cenderung turun, namun pelemahan rupiah bisa membuat harga emas dalam negeri tetap tinggi.
Muliana menambahkan, emas 24 karat masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai aman untuk investasi jangka panjang.
Harga emas di PPM Sampit saat ini yakni:
Emas 999 (24 karat): Rp2.600.000/gram
Emas 750 (17 karat): Rp2.150.000/gram
Emas 700 (16 karat): Rp2.000.000/gram
Emas 420 (9 karat): Rp1.200.000/gram
Emas 375 (8 karat): Rp1.150.000/gram
Sementara emas Antam berada di angka Rp3.000.000 per gram dan UB5 sebesar Rp2.900.000 per gram.
Kondisi ini menunjukkan kontras di pasar, di mana harga kebutuhan pokok terus meningkat dan menekan daya beli masyarakat, sementara sektor emas relatif stabil dan tetap diminati.