bakabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan sekaligus Penasehat Fraksi PKS DPRD Kalsel, H. Ardiansyah, S.Hut, mendorong PT PLN (Persero) untuk lebih serius mengembangkan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) guna memperkuat pasokan listrik serta mendukung target bauran energi nasional.
Menurut Ardiansyah, salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan PLN adalah keberadaan Bendungan Tapin yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi tambahan melalui pembangkit listrik tenaga air.
“Bendungan Tapin memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung kebutuhan energi listrik di Kalimantan Selatan. Ini perlu dimaksimalkan sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan,” ujarnya, Jumat (3/7).
Selain itu, Ardiansyah juga meminta PLN memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap skala rumah tangga. Menurutnya, kemudahan perizinan dan prosedur pemasangan akan mendorong partisipasi masyarakat dalam penggunaan energi bersih.
“Minat masyarakat untuk memanfaatkan energi matahari semakin meningkat. Karena itu, PLN perlu memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan integrasi jaringan agar pemanfaatan PLTS atap bisa berkembang lebih luas,” katanya.
Politisi PKS tersebut menilai pengembangan energi baru dan terbarukan merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus meningkatkan ketahanan energi daerah.
Ia menegaskan, PLN harus mampu memanfaatkan berbagai potensi EBT yang tersedia, baik tenaga air maupun tenaga surya, agar target bauran energi nasional dapat tercapai.
“Pemerintah telah menetapkan target peningkatan porsi energi baru dan terbarukan dalam bauran energi nasional. Untuk mencapainya, diperlukan komitmen semua pihak, termasuk PLN, dalam mengoptimalkan sumber-sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” pungkas Ardiansyah.