News

Tujuh Sekolah di Kotim Terima Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024

Prestasi yang sangat membanggakan bahwa tujuh sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, menerima penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2024.

Featured-Image
Penyerahan penghargaan adiwiyata oleh Plt Kepala DLH Kotim, Marjuki bersama Asisten 1 Setda Kotim, Rihel. Pada kegiatan Penyerahan Penghargaan Kegiatan Pembinaan Penguatan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup pada Sekolah dan Kelembagaan Sekolah Adiwiyata wilayah 1 oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotim. Selasa (11/02/2025). Foto: bakabar.com/Ilhamsyah Hadi

bakabar.com, SAMPIT - Prestasi yang sangat membanggakan bahwa tujuh sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng menerima penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2024.

Ketujuh sekolah tersebut yakni Sekolah Dasar Swasta (SDS) Best Agro, SDS Hamparan 2, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cempaga, Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Bumitama Metro Cempaga, SMPS Tunas Pertiwi, SMPN 1 Sampit dan SMKN 2 Sampit.

Untuk keseluruhan sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata sebenarnya ada sebanyak 39 sekolah yang terbagi 7 sekolah menerima adiwiyata nasional, 24 penerima adiwiyata tingkat Kabupaten, 7 adiwiyata provinsi dan 3 sekolah penerimah adiwiyata mandiri pada tahun 2024.

Kegiatan Penyerahan Penghargaan Kegiatan Pembinaan Penguatan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup pada Sekolah dan Kelembagaan Sekolah Adiwiyata wilayah 1 tersebut dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotim. Selasa (11/02/2025).

"Kami mengapresiasi, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada sekolah yang telah mendapatkan penghargaan adiwiyata atas upaya warga sekolahnya yang telah melakukan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah, jangan berhenti ditahap ini dan terus semangat untuk lebih baik lagi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kotim, Marjuki

"Maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah membina, memotivasi dan mendukung upaya gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah dan menguatkan kelembangaan sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kotim," sambungnya.

Marjuki menerangkan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan kembali sekolah sebagai tempat mendidik generasi peduli lingkungan, mampu menanamkan kepada warga sekolah untuk memiliki karakter peduli lingkungan dan melakukan perilaku ramah lingkungan hidup serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup disekitar sekolah yang ada di Kotim.

"Sasaran yang ingin dicapai dalam pelaksanaan ini adalah Sekolah menjadi tempat belajar dalam pengelolaan lingkungan hidup, menjadi contoh pelaksanaan upaya ramah lingkungan hidup, sehingga menjadi budaya dan karakter baik yang akan diaplikasikan dalam bermasyarakat," jelas Marjuki.

Adapun jumlah peserta kegiatan pembinaan ini melibatkan 190 sekolah diseluruh Kecamatan, di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sebanyak 70 orang merupakan kepala sekolah dan para pendidik di sekolah di wilayah 1, meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Seranau, Kota Besi, Cempaga, dan Cempaga Hulu.

"Kami mengajak kepada semua pihak untuk bekerjasama, bersinergi dan berkontribusi dengan apa yang mampu di lakukan untuk mencapai visi kabupaten Kotim yang unggul, sejahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dari sekolah dan di rumah yang dimulai dari diri sendiri," imbuhnya.

Sementara itu Bupati Kotim, Halikinnor, melalui Asisten 1 Setda Kotim, Rihel, menyampaikan penghargaan adiwiyata terhadap sejumlah sekolah ini bisa memberikan contoh tauladan bagi sekolah lain yang ada di bumi habaring hurung ini.

"Terutama yang bisa diambil manfaatnya oleh para anak didik di sekolah baik dari tingkat SD, SMP dan SMA, bagaimana memanfaatkan sampah menjadi bahan inovatif dan kreatif, serta peduli terhadap kebersihan lingkungan baik itu di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya," tandasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner