bakabar.com, TANJUNG - PT Air Minum Tabalong Bersinar (Perseroda) berencana memperluas cakupan layanan air bersih di Kecamatan Haruai.
Kali ini layanan air bersih menyasar warga di Desa Hayup, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Sebagai langkah awal, jajaran dilakukan sosialiasi terkait komitmen PT AMTB memperluas cakupan layanan air bersih tersebut.
Sosialisasi dan ekpose persiapan operasional layanan air bersih itu langsung dilakukan jajaran Direksi PT AMTB bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabalong di Kantor Desa Hayup, Selasa (10/3/2026).
Direktur Operasional PT AMTB, Slamet Budi Santosa, mengatakan, saat sosialisasi pihaknya memberikan pemaparan komprehensif kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Hayup mengenai standar pelayanan yang akan segera dinikmati oleh warga setempat termasuk transparansi tarif berdasarkan regulasi.
"Penentuan kelompok pelanggan dipastikan akan mengacu pada Keputusan Bupati Tabalong Nomor 188.45/046/2023 tentang Penetapan Tarif Air Minum pada PT AMTB," tegasnya, Kamis (12/3/2026).
Slamet bilang pihaknya ingin memastikan masyarakat memahami bahwa penggolongan tarif dilakukan secara adil dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Dengan demikian, tidak ada keraguan bagi masyarakat saat layanan mulai berjalan nanti," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Umum PT AMTB, H Ade Permana, pada kesempatan itu menyampaikan
berbagai informasi terkait kemudahan akses layanan bagi calon pelanggan.
Termasuk memperkenalkan sejumlah inovasi layanan guna mempermudah masyarakat Desa Hayup dalam memperoleh pelayanan air bersih.
"Kepada warga Desa Hayup, kami juga mensosialisasikan mekanisme pembayaran tagihan rekening air melalui berbagai kanal pembayaran yang telah tersedia, sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan lebih mudah, cepat, dan praktis," bebernya.
Pihaknya, kata dia, juga memberikan informasi mengenai layanan pengaduan pelanggan yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan keluhan maupun mendapatkan informasi terkait layanan air minum praktis dan efisien.
Menurut H Ade, pihaknya menyadari bahwa dukungan dari tokoh masyarakat dan Ketua RT sangat krusial dalam masa transisi operasional ini.
Untuk itu, ia berharap melalui sesi diskusi, manajemen menjaring aspirasi serta memberikan klarifikasi teknis guna memastikan proses sosialisasi kepada warga di tingkat akar rumput berjalan lancar.
”Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa saat air mulai mengalir, masyarakat tidak hanya mendapatkan airnya saja, tetapi juga memahami sistem layanannya secara utuh," sebut H Ade.
Manajeman PT AMTB sangat menghargai dukungan dari Pemerintah Desa Hayup dan para Ketua RT dalam menyambut operasional ini.
"Dengan selesainya tahap ekpose ini, PT AMTB berharap koordinasi dengan Dinas PU dan Pemerintah Desa semakin solid, sehingga target pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Desa Hayup dapat segera terealisasi dengan optimal," pungkas H Ade.









