bakabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Muhammad Yamin HR menaruh harapan besar kepada Direktur Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) yang baru, Endani.
Eks politisi Partai Solidaritas Indonesia Kalsel itu resmi ditunjuk sebagai Direktur Perumda PALD usai ekspose Laporan Tahunan tahun 2025. Selain itu, Yamin juga menetapkan Machli Riyadi sebagai Dewan Pengawas (Dewas).
Penunjukan tersebut diharapkan menjadi momentum pembenahan menyeluruh, khususnya terhadap kondisi keuangan perusahaan yang dalam beberapa tahun terakhir mendapat sorotan.
Menurut Yamin, kinerja Perumda PALD memiliki dampak langsung terhadap kualitas lingkungan hidup masyarakat Kota Banjarmasin. Karena itu, ia menegaskan pentingnya langkah konkret dari jajaran direksi dan dewan pengawas yang baru.
“Tadi dari laporan yang sudah diberikan ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti untuk perbaikan ke depan, dan ini menjadi sinyal alarm kepada direksi dan dewas yang terpilih agar bekerja lebih serius,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar jajaran direksi tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil.
“Artinya jangan hanya duduk manis di meja, tapi harus melihat ke lapangan, membuka mata atas masalah dan isu-isu lingkungan yang ada,” tegasnya.
Selain itu, Yamin meminta adanya terobosan dalam peningkatan layanan, termasuk memperluas cakupan pelanggan yang belakangan mengalami penurunan. Ia menegaskan bahwa komitmen yang telah disepakati harus diwujudkan melalui kerja nyata.
“Pakta integritas sudah ditandatangani, artinya semua rencana harus berjalan bersama dan terpenuhi. Saya juga minta direksi dan dewas agar terus sering berkoordinasi untuk meningkatkan pelanggan. Artinya bukan wacana saja, tapi harus aksi nyata dan benar-benar dijalankan,” tambahnya.
Tak hanya soal layanan, Yamin juga menyoroti masih banyak aset Perumda PALD yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Saya minta ke depan aset-aset ini harus benar-benar bisa dimaksimalkan, jangan dibiarkan begitu saja,” katanya.
Sementara itu, Direktur baru Endani menyatakan kesiapan pihaknya untuk bergerak cepat melalui pendekatan “jemput bola” serta sosialisasi masif kepada masyarakat.
“Karena ini fase pergantian, kami tentu akan meneruskan berdasarkan laporan terakhir dan ada target-target yang akan kita capai, terutama peningkatan layanan kepada pelanggan yang harus diperluas. Kemudian juga pemanfaatan aset yang belum terpakai serta pengembangan rencana bisnis untuk menambah pendapatan asli daerah di luar tarif retribusi pelanggan,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan Perumda PALD tidak terlepas dari peran serta masyarakat.
“Sebagaimana arahan pak wali selaku KPM, kami didorong untuk memperbanyak jemput bola, ambil bagian dari berbagai sisi termasuk gencar sosialisasi pentingnya sanitasi hingga pelestarian lingkungan berkelanjutan. Ini penting karena keberlangsungan perusahaan tidak terlepas dari partisipasi pelanggan,” pungkasnya.