bakabar.com, BALANGAN – Wakil Bupati H. Akhmad Fauzi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan yang digelar di ruang rapat paripurna pada Selasa (31/3/2026).
Penyampaian LKPJ ini merupakan bentuk kewajiban konstitusional dan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat dan lembaga perwakilan rakyat.
LKPJ Tahun Anggaran 2025 disusun secara komprehensif berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 yang merupakan penjabaran langsung dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2021–2026.
Laporan yang disampaikan tersebut memuat informasi rinci mengenai seluruh rangkaian pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, mulai dari pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), capaian kinerja program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, hingga berbagai permasalahan yang dihadapi serta upaya penyelesaian yang telah dan akan dilakukan.
Dalam paparannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa setiap bagian dalam LKPJ disusun dengan memperhatikan standar nasional dan pedoman teknis yang berlaku, sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang perkembangan pembangunan di Kabupaten Balangan sepanjang tahun 2025. Data yang disajikan meliputi berbagai sektor utama, antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perkebunan, pariwisata, serta pengembangan ekonomi masyarakat.
Selain menyampaikan capaian kinerja, dalam LKPJ juga diuraikan secara terperinci tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan oleh DPRD melalui Panitia Khusus (Pansus) pada tahun sebelumnya. Wakil Bupati menyebutkan bahwa sejumlah solusi yang telah diterapkan ternyata cukup efektif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Balangan.
“Beberapa rekomendasi terkait peningkatan pelayanan publik dan optimalisasi penggunaan anggaran telah menunjukkan hasil yang positif. Misalnya, penerapan sistem digitalisasi dalam beberapa instansi pemerintahan telah mampu mempercepat proses administrasi dan mengurangi birokrasi yang tidak perlu,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga mengakui bahwa masih diperlukan upaya pengembangan dan inovasi yang lebih besar ke depan, terutama dalam menghadapi dinamika perubahan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan pemerintah.
Secara umum, permasalahan yang dihadapi Kabupaten Balangan sepanjang tahun 2025 masih berkaitan dengan beberapa aspek kunci. Di antaranya adalah kualitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan agar dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tata kelola pemerintahan yang masih perlu diperkuat untuk mendukung efisiensi dan efektivitas kerja, koordinasi antar pihak yang belum maksimal sehingga terkadang menyebabkan tumpang tindih program atau kurangnya sinergi dalam pelaksanaan kegiatan, serta optimalisasi potensi daerah yang belum sepenuhnya terealisasi.
“Kabupaten Balangan memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang besar, mulai dari potensi perkebunan, pertanian, hingga pariwisata. Namun, hingga saat ini kita masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” jelas Wakil Bupati menjelaskan permasalahan utama yang dihadapi.
Ia menambahkan bahwa beberapa faktor yang menjadi penyebab kurang maksimalnya optimalisasi potensi daerah antara lain adalah keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pasar yang belum merata, serta kurangnya kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha secara profesional.
Wakil Bupati berharap bahwa setelah penyampaian LKPJ ini, DPRD dapat segera melakukan pembahasan secara internal terhadap seluruh isi laporan tersebut. Ia menyampaikan harapan agar dewan dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif dan solutif, yang nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja dan kebijakan pembangunan di tahun-tahun mendatang.
“Kami sangat menghargai peran serta DPRD sebagai mitra kerja dalam pembangunan daerah. Rekomendasi yang diberikan oleh dewan akan menjadi panduan penting bagi kami dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam memantau dan memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Balangan. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang aktif merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Akhmad Fauzi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota DPRD, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan sepanjang tahun 2025. Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Balangan terus berjalan dengan lancar dan baik.
“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa Kabupaten Balangan menuju arah yang semakin BAHARAT, semakin maju, sejahtera, dan bermartabat. Untuk itu, mari kita terus bekerja sama, saling mendukung, dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi daerah dan masyarakat kita,” pungkasnya.
Rapat paripurna yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Balangan dan perwakilan dari berbagai instansi pemerintah daerah tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh keseriusan. Setelah penyampaian LKPJ oleh Wakil Bupati, pimpinan DPRD menyampaikan bahwa proses pembahasan akan segera dimulai dan hasilnya akan disampaikan dalam waktu yang telah ditentukan.