Wabup HSS Lepas 10 Atlet Pesoda Kalsel 2026, Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum

Wabup Suriani melepas kontingen Pekan Olahraga Spesial Olimpik Daerah (Pesoda) Kabupaten HSS.

Wabup HSS Suriani bersama Kontingen Pesoda Kabupaten HSS di Halaman Kantor Setda setempat. Foto-Dinas Kominfo HSS

bakabar.com, KANDANGAN – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Suriani melepas kontingen Pekan Olahraga Spesial Olimpik Daerah (Pesoda) Kabupaten HSS yang akan berlaga pada ajang Pesoda Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).

Kontingen dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) HSS, Dody Puriyandhani, didampingi Kepala Bidang Olahraga, guru pendamping dari SLB Kandangan dan SLB Nagara, serta jajaran ofisial.

Dalam laporannya, Dody mengatakan Kabupaten HSS mengirimkan 10 atlet terbaik yang didampingi enam ofisial untuk mengikuti Pesoda Kalsel yang digelar pada 12–15 Juni 2026 di Banjarbaru dan Martapura.

Para atlet akan bertanding di tiga cabang olahraga, yakni atletik, renang, dan bocce.

Menurut Dody, kontingen HSS optimistis mampu kembali mencetak prestasi mengingat dua tahun terakhir berhasil keluar sebagai juara umum Pesoda tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

"Selama dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025, kontingen HSS berhasil meraih gelar juara umum. Kami berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan pada tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, Wabup HSS Suriani memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama bertanding.

"Pertahankan prestasi yang telah diraih selama ini. Kita semua bangga karena anak-anak berkebutuhan khusus mampu membuktikan bahwa mereka memiliki potensi, semangat, dan kemampuan yang luar biasa," kata Suriani.

Ia juga mengingatkan seluruh atlet dan ofisial untuk menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama mengikuti pertandingan.

Kepada para guru dan pendamping, Suriani menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina atlet berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara intensif.

Dalam kesempatan itu, Wabup Suriani juga berdialog dengan para pendamping yang menceritakan tantangan dalam membina atlet berkebutuhan khusus, terutama menjaga kondisi psikologis mereka agar tetap stabil menjelang pertandingan.

Menanggapi hal tersebut, Suriani memberikan dukungan dan semangat kepada para guru agar terus mendampingi para atlet dengan penuh kesabaran.