Upaya Kurangi Banjir di Kalsel, BNPB dan BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di

BNPB dan BMKG akan pindahkan hujan di daratan Kalsel ke laut. Foto: bakabar.com/Hasan

bakabar.com, BANJARBARU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan.

Direktur Kedaruratan BNPB, Agus Riyanto, menjelaskan OMC dilakukan sebagai upaya menekan curah hujan di daratan guna meminimalisir potensi banjir yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kalsel.

"Kami bersama BMKG mulai melaksanakan OMC. Pesawat OMC Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-MAX diperkirakan mendarat di Bandara Lanud Sjamsudin Noor sekitar pukul 21.30 Wita," jelas Agus, Jumat (9/1).

Adapun pelaksanaan OMC ditargetkan bisa langsung dilakukan malam hari hingga pukul 24.00 Wita. Dalam satu kali penerbangan, tim akan menaburkan garam sebanyak1 ton sebagai bahan modifikasi cuaca.

Tujuan utama OMC adalah memindahkan potensi hujan ke laut, sehingga curah hujan di daratan dapat berkurang dan risiko banjir dapat ditekan.

OMC tahap pertama ini direncanakan berlangsung selama lima hari kedepan dengan evaluasi harian. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan pelaksanaan OMC selanjutnya.

Sebelumnya OMC juga pernah dilaksanakan awal 2025 lalu. Hasilnya dinilai cukup efektif, karena mampu mengurangi intensitas hujan di daratan dan membantu meminimalisir kejadian banjir di Kalsel.