bakabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, tengah menyiapkan pembukaan tower atau menara di kawasan Tugu Nol Kilometer di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Banjarmasin, yang digadang-gadang menjadi landmark visual baru bagi wisatawan.
Keseriusan tersebut terlihat saat Muhidin turun langsung meninjau lokasi bersama Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel H. Afrizaldi, serta jajaran Dinas PUPR Kalsel.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kawasan yang ditargetkan sudah bisa dinikmati masyarakat pada tahun ini.
“Kita memantau dan mengontrol kawasan Tugu Nol Kilometer. Untuk naik ke tower nantinya menggunakan karcis. Di kawasan ini terdapat ruangan pertunjukan berbentuk bulat, serta spot yang bisa dimanfaatkan untuk kafe,” ujar Muhidin.
Tak hanya sebagai ikon kota, kawasan ini juga disiapkan menjadi ruang publik yang hidup dan multifungsi. Pengelolaannya akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Bangun Banua Kalsel, dengan skema kerja sama yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.
“Bangun Banua akan mengelola kawasan ini. Kita siapkan dulu draft sistem kerja samanya, setelah itu baru kita buka bersama,” paparnya.
Sejumlah fasilitas disiapkan untuk menarik minat pengunjung, mulai dari panggung pertunjukan seni budaya dan hiburan, area bersantai, hingga kafe yang dapat dinikmati berbagai kalangan.
Muhidin menegaskan, kawasan ini tetap ramah bagi masyarakat. Pengunjung dapat menikmati area bawah secara gratis, sementara untuk naik ke atas menara akan dikenakan tarif sebagai bagian dari pengelolaan.
“Di bawah tidak membayar, tapi kalau naik ke atas tower ada biaya. Ini bagian dari pengelolaan agar kawasan tetap terawat,” jelasnya.
Peresmian kawasan Tugu Nol Kilometer akan dilakukan setelah seluruh konsep pengelolaan dan kesiapan teknis benar-benar matang. Kehadiran kawasan ini diharapkan menjadi babak baru destinasi wisata di jantung Kota Banjarmasin.