Tips Sehat Selama Ramadan

Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik masih sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh.

BERBUKA puasa (Foto: Sami Abdullah-pexels.com)

SELAMA bulan Ramadan, seluruh umat muslim diharuskan untuk menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam. Dengan demikian, panduan atau tips menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan menjadi penting untuk dipahami dan diterapkan dengan baik.

Ahli Gizi dari Universitas Indonesia (UI), Diah M. Utari, menjelaskan pola makan saat puasa sama dengan tidak puasa, secara umum tetap 3 kali makan. Namun, cara mengonsumsi makan sedikit berbeda. Ada pengaturan pola makan yang diperlukan agar tubuh tetap mendapat gizi yang seimbang dan baik.

Berikut ini adalah beberapa tips menjaga kesehatan selama bulan Ramadan, yang dikutip dari situs Kementerian Kesehatan RI, agar kondisi tubuh senantiasa berada dalam kondisi yang fit dan siap untuk menjalani ibadah dan aktivitas.

1.       Pola Makan Sahur yang Baik

Sahur memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa dan aktivitas ketika di siang hari. Untuk itu, perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah dan sayur, serta hindari makanan yang tinggi minyak karena akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan kantuk di siang hari

2.       Pola Makan Berbuka Puasa

Langsung mengkonsumsi makanan yang banyak ketika berbuka puasa, akan menyebabkan perut menjadi sesak, sehingga makan makanan secukupnya secara bertahap.

Ahli Gizi dari UI Diah M. Utari, sebagaimana dilansir jawapos.com, membagi pola makan berbuka puasa ini dalam tiga tahap.

a.     Saat Berbuka

Mulailah berbuka dengan minuman manis secukupnya sehingga cepat memberikan energi untuk tubuh dan membuat tubuh cepat menjadi segar kembali. Gula atau sirup merupakan karbohidrat sederhana yang mudah dicerna, sehingga dalam waktu sekitar 10 menit energi tubuh kita akan meningkat. Saat berbuka ini, kita bisa minum 1-2 gelas air putih agar tubuh segera terhidrasi kembali. Ingat, cukup beberapa teguk air putih dulu, setelah itu bertahap.

b.    Setelah Berbuka

Setelah berbuka dengan minuman manis dan camilan ringan (paling baik adalah kurma atau sup buah dan snack bergizi), maka jangan langsung mengonsumsi makanan porsi besar. Beri jarak agar tubuh siap mencerna makanan kembali. Ibaratnya mesin, perlu pemanasan.

c.     Setelah Tarawih

Setelah tubuh dirasa segar kembali, baru kita mulai mengonsumsi makanan besar, yaitu nasi (atau penggantinya) beserta lauk pauk, sayur dan buah. Terapkan gizi seimbang yaitu makanan terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Jika malam masih merasa belum kenyang, dapat mengonsumsi snack dan buah secukupnya.

3.       Menjaga Pola Makan Malam

Makan malam terlalu banyak saat malam hari akan menyebabkan seseorang mengalami obesitas, sehingga harus dihindari. Selain itu juga hindari konsumsi kopi dan soda karena akan menyebabkan sulit tidur dan menimbun banyak lemak.

4.       Aktivitas Fisik.

Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik masih sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Tetap lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari.

5.       Menjaga Pola Tidur

Jika harus melakukan persiapan untuk sahur dan bangun di pagi hari, maka hindari tidur terlalu malam untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

Dengan menerapkan 5 panduan hidup sehat di atas, diharapkan mampu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadan.(*)