Tausiyah Habib Ja'far Menggema di Tapin MAJU Baiman, Meski Hujan Jamaah Tak Beranjak

Puluhan ribu warga memadati kawasan Rantau Baru saat Al-Mukarram Sayyidil Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar hadir memberikan tausiyah dalam gelaran Tapin MAJU.

Oleh Sandy
Habib Husein bin Ja'far Al-Hadar memberikan tausiyah di acara Tapin Maju Baiman dalam peringatan Hari Jadi Tapin ke-60. Foto: Prokopim Setda Tapin

bakabar.com, RANTAU – Puluhan ribu warga memadati Rantau Baru saat Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar memberikan tausiyah dalam Tapin Maju Baiman di Rantau Baru, Tapin, Jumat (28/11) malam.

Kehadiran Habib Ja'far menjadi salah satu rangkaian acara terbesar dalam peringatan Hari Jadi Tapin ke-60, sekaligus menjadi momen yang dinantikan masyarakat dari berbagai kecamatan hingga luar Tapin.

Bupati H Yamani dalam sambutan menyampaikan rasa hormat atas apresiasi atas kehadiran Habib Husein di peringatan Hari Jadi Tapin ke-60.

"Kita berikan waktu yang seluas-luasnya kepada Habib untuk menyampaikan tausiyah. Mudah-mudahan apa yang beliau sampaikan membawa manfaat, baik di dunia maupun di akhirat,"  papar Yamani.

Sementara dalam tausiyah, Habib Ja'far menyampaikan kegembiraan mendalam melihat ribuan anak muda Tapin hadir hingga larut malam, meski kondisi hujan dan angin.

Habib Husein Ja’far Al-Hadar saat hadir di acara "Tapin Baiman" rangkaian hari jadi Kabupaten Tapin Ke-60 di Kawasan Rantau Baru. Foto - bakabar.com/Sandy.

Ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW menyebut shofwah sebagai kecenderungan kuat anak muda terhadap hal sia-sia hingga maksiat. 

Namun ketika anak muda mampu mengalahkan dorongan itu dan memilih menghadiri majelis ilmu, Allah SWT merasa takjub.

"Tuhan kalian takjub ketika melihat anak muda mampu melawan shofwah. Malam ini anak muda Tapin duduk sampai tengah malam, walaupun hujan. Ini membuat Allah terkagum-kagum," ungkap Habib Ja'far.

Habib Ja'far menyebut sangat manusiawi kalau anak muda di malam hari lebih memilih rebahan, bermain game, nongkrong, atau melakukan hal yang tidak bermanfaat.

Namun malam itu, mereka justru memilih duduk di tengah gerimis untuk mendengarkan dakwah.

"Karena Allah sudah takjub kepada kalian semua pada malam ini. InsyaAllah seluruh hajat kalian dikabulkan Allah SWT," tegas Habib Ja'far disambut aminan ribuan warga.