Target Penerimaan Pajak Rp1.986,9 Triliun, Kemenkeu Optimis Tercapai

Dalam RAPBN 2024, pemerintah mematok target penerimaan perpajakan sebesar Rp2.307,9 triliun.

Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal (Tangkapan Layar: apahabar.com/Ayyubi)

apahabar.com, JAKARTA -  Dalam RAPBN 2024, pemerintah mematok target penerimaan perpajakan sebesar Rp2.307,9 triliun.

Rinciannya, Rp321 triliun dari kepabeanan dan cukai. Sisanya penerimanaan pajak. Sebesar Rp1.986,9 triliun.

Dari angka itu, Kementerian Keuangan optimistis. Penerimaan pajak sebesar Rp1.986,9 triliun akan tercapai.

Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menyampaikan. Target itu sudah melalui berbagai asumsi makro. Termasuk tingkat inflasi hingga harga komoditas.

Baca Juga: Megaproyek IKN Keciprat Seperempat RAPBN 2024, Papua Waiting List

"Kami merasa targetnya Rp1.987 triliun masih dalam kondisi yang sangat rasional saat ini," katanya forum diskusi RAPBN 2024, di Penang Bistro Pakubuwono, Jakarta Selatan, Selasa (29/8)

Ia lantas menjelaskan. Jika dibandingkan dengan outlook APBN 2023. Target itu naik. Yang mana sebelumnnya ada diangka Rp1.818 triliun.

"Target 2024 lebih tinggi. 9,2 persen," terangnya.

Dia mempertimbangoan. kenaikan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Ditambah inflasi yang menuju target 2 persen hingga 4 persen. 

"Kenaikan tersebut (penerima pajak) masih cukup rasional," ungkapnya.