bakabar.com, MARTAPURA - Pedagang wadai yang biasa berjualan sepanjang Ramadan di Martapura, Banjar, tidak lagi mendapat fasilitas tempat berjualan dari PD Pasar Bauntung Batuah.
Akibatnya para pedagang harus menyewa lapak secara mandiri untuk tetap bisa berjualan selama Ramadan.
Seperti yang dilakukan Hj Fatimah dan Hj Iyak. Sejak pukul 12.00 Wita, warga Martapura ini sudah membuka lapak mereka di tepi jalan samping Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS).
Mereka menjual kue bingka dengan harga Rp15 ribu per potong untuk kebutuhan berbuka puasa.
"Tahun lalu tersedia fasilitas lokasi berjualan gratis. Kalau sekarang memang tidak disediakan," jelas Fatimah.
Tak hanya lapak, mereka juga harus menyewa tenda untuk menghindari teris matahari dan hujan. Meski harus mengeluarkan biaya tambahan, pedagang menilai lokasi di pinggir jalan cukup strategis.
"Kalau di sini orang bisa langsung berhenti dengan berkendaraan. Tidak perlu repot turun dan memarkir," tukas Iyak.
Dibandingkan lokasi pasar wadai 2024 di dalam Taman CBS, berjualan di tepi jalan justru memudahkan pembeli. Banyak pengendara yang langsung berhenti tanpa perlu turun jauh, selayaknya konsep drive-thru.