Suripno Sumas Sebut Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Perlu Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Akses Pendidikan

Suripno Sumas mengajak masyarakat memanfaatkan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda yang disiapkan pemerintah.

Sugiarto Sumas bicara soal Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Foto: Humas

bakabar.com, BANJARMASIN — Ketua Fraksi PKB DPRD Kalimantan Selatan Suripno Sumas mengajak masyarakat memanfaatkan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda yang disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ajakan tersebut disampaikan Suripno saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper).
Menurut dia, pemerintah saat ini terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program, baik pendidikan formal maupun nonformal, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

“Program ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di Kalimantan Selatan. Harapannya, rata-rata lama sekolah masyarakat dapat meningkat dari sekitar delapan tahun menjadi 13 tahun,” kata Suripno, Sabtu (4/7).

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau berada di bawah garis kemiskinan agar mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Sementara itu, Sekolah Garuda dirancang untuk membina peserta didik berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi sumber daya manusia unggul.

“Melalui Sekolah Garuda, anak-anak berprestasi diharapkan memperoleh pendidikan terbaik sehingga mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan,” ujarnya.

Suripno juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menganggap sekolah swasta sebagai pilihan kedua. Menurut dia, pemerintah telah memberikan dukungan pendanaan sehingga kualitas sekolah swasta semakin setara dengan sekolah negeri.

“Orang tua tidak perlu ragu apabila anaknya belum memperoleh kesempatan bersekolah di sekolah negeri. Sekolah swasta juga memiliki kualitas yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber lainnya, Sugiarto Sumas, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat akan dilakukan secara selektif agar tepat sasaran.

Menurut Sugiarto, program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

“Penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 sehingga program ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Sugiarto.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan transformasi Sekolah Banua menjadi Sekolah Garuda. Berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama dan tenaga pendidik, disebut telah tersedia untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut.

“Program Sekolah Garuda sudah berjalan sejak tahun lalu dan tahun ini kembali membuka penerimaan peserta didik baru sesuai mekanisme seleksi yang telah ditetapkan pemerintah,” kata dia.