bakabar.com, BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk pembangunan SMA Negeri 6 Banjarbaru.
Lokasi sekolah anyar tersebut berada di Kecamatan Landasan Ulin, tepatnya di belakang SMP Negeri 15 Banjarbaru.
Pembangunan SMA Negeri 6 bertujuan mengakomodasi peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan akses pendidikan menengah di Landasan Ulin dan sekitarnya.
"SMAN 6 Banjarbaru dibangun di lahan sekitar 2 hektare. Lahan bersumber dari hibah Pemkot Banjarbaru," jelas Kabid SMA Disdikbud Kalsel, Dedi Hidayat, Jumat (27/2).
Pemilihan lokasi tersebut dinilai strategis, karena berada di wilayah dengan potensi jumlah peserta didik yang tinggi.
"Pembangunan SMA Negeri 6 Banjarbaru merupakan salah satu proyek strategis Pemprov Kalsel 2026. Sekarang perencanaan, desain, dan kajian lingkungan telah diselesaikan. Tinggal merampungkan review, sebelum memasuki tahap lelang," beber Dedi.
Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan penyediaan ruang kelas, ruang kantor dan toilet. Sementara untuk operasional, ditargetkan mulai tahun ajaran 2027, "Sedangkan pembangunan lokal akan ditambah saban tahun sesuai keperluan," tutur Dedi.
Sebelumnya lulusan SMPN 15 Banjarbaru mesti melanjutkan SMA ke Liang Anggang yang berjarak cukup jauh. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa SMA mengalami kelebihan peminat.
Salah satunya SMA Negeri 5 yang baru sekitar setahun berdiri, tetapi sudah penuh, "Artinya kebutuhan SMA Negeri di Banjarbaru masih besar," tutup Dedi.