SMPN 3 Sampit Optimistis Borong Prestasi di FLS3N dan O2SN 2026

SMPN 3 Sampit optimis mampu meraih banyak prestasi di FLS3N dan O2SN Kabupaten Kotim tahun 2026 ini.

Kebersamaan para siswa SMPN 3 Sampit peserta FLS3N dan O2SN, beserta para guru saat menghadiri pembukaan FLS3N dan O2SN bertempat di SMPN 2 Sampit. Senin (11/5/2026). Foto: Ilhamsyah Hadi/ bakabar.com

bakabar.com, SAMPIT - SMPN 3 Sampit memantapkan persiapan menghadapi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur 2026. Sekolah ini menargetkan prestasi di sejumlah cabang unggulan yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Kepala SMPN 3 Sampit, Siti Hadijah, mengatakan seluruh cabang yang diikuti sudah dipersiapkan secara maksimal oleh guru pembina dan pelatih.

“Persiapan kami insya Allah maksimal. Harapan kami tentu ingin mendapatkan hasil terbaik dan bisa juara,” kata Siti Hadijah, Senin (11/5/2026).

Untuk O2SN, SMPN 3 Sampit menaruh perhatian khusus pada cabang bulu tangkis, atletik, dan panjat tebing. Bahkan, atlet bulu tangkis disebut telah dibina sejak setahun terakhir melalui klub olahraga di Sampit.

“Target kami ada pemain bulu tangkis yang sudah kami persiapkan sejak setahun lalu. Atletik dan panjat tebing juga menjadi andalan karena memang sudah kami siapkan,” ujarnya.

Sementara di ajang FLS3N, SMPN 3 Sampit optimistis mampu bersaing di cabang tari kreasi, pantomim, dan mendongeng.

“Di FLS3N mudah-mudahan tari, pantomim, dan dongeng bisa sesuai target yang kami harapkan,” tambahnya.

SMPN 3 Sampit tercatat mengikuti hampir seluruh cabang yang dipertandingkan. Untuk FLS3N, sekolah tersebut hanya tidak mengirim peserta di cabang ensemble dan musik tradisional. Sedangkan pada O2SN, seluruh cabang olahraga diikuti.

“Semua cabang O2SN kami ikuti. Persiapan sudah dilakukan maksimal oleh guru-guru kami. Doakan semoga berhasil dan bisa sampai nasional,” tegas Siti.

FLS3N tahun ini diikuti sekitar 57 sekolah dengan delapan cabang lomba yang dipertandingkan. Lima cabang dilaksanakan secara langsung atau luring, sedangkan tiga lainnya digelar secara daring.

Cabang yang diperlombakan meliputi ilustrasi, ensemble, musik tradisional, mendongeng, menulis cerita, menyanyi solo, pantomim, dan tari kreasi.

Sementara itu, O2SN diikuti 54 sekolah dengan lima cabang olahraga, yakni renang, pencak silat, atletik, bulu tangkis, dan panjat tebing.

Cabang atletik menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai 86 orang. Disusul bulu tangkis 39 peserta, pencak silat 38 peserta, renang 27 peserta, dan panjat tebing 12 peserta.