Siap Ganti Rugi, Asman Property Sesalkan Pemilik Rumah Ambruk Tambah Bangunan Diluar Standar

Pihak Asman Property akhirnya buka suara pasca rumah ambruk di Jalan Martapura Lama, Komplek Asman Pesona Jalur II, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai.

Pemilik Asman Property, Ilham Fahriza. Foto-apahabar.com/Amrullah.

apahabar.com, BANJARMASIN - Pihak pengembang Asman Property buka suara usai peristiwa rumah ambruk di Asman Pesona, Sei Lulu, Kabupaten Banjar, Kamis (14/9).

Menurut owner Asman Property, Ilham Fahriza, dari hasil penelusuran mereka, pemilik rumah ternyata menambah bangunan tidak sesuai standar, sehingga ambruk.

Di lokasi, mereka menemukan bahwa penambahan bangunan itu tidak sesuai pondasi awal. Sehingga tidak mampu menopang beban bangunan secara keseluruhan.

“Dia menambah bangunan yang tidak sesuai dari standar kami. Bangunan mereka bikin itu lebih besar dari yang di bawah, sehingga berdampak, dan ambruklah rumah tersebut,” kata Fahriza saat ditemui apahabar.com, Kamis (14/9) sore.

Ada pun yang dimaksud Fahriza, berupa tongkat yang digunakan hanya berukurun 5x7. Sedangkan standar-nya ukuran 10x10.

Ia juga menyesalkan, saat melakukan menambah bangunan, pemilik rumah tidak berkoordinasi koordinasi dengan pihak Asman Property.

“Seandainya pemilik rumah ada koordinasi, kita pasti akan membantu membangun dengan standar bangunan yang kokoh dan kuat,” bebernya.

Sementara itu, dalam melakukan pembangunan rumah, pihaknya selalu berkordinasi dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.

“Kita berpatokan dengan ukuran rumah type 36, yang telah dikeluarkan oleh pihak PUPR. Bahkan sebelum dibangun, kita pasti memberikan contoh rumah terlebih dahulu, untuk diperiksa oleh pihak pemerintah setempat," lanjutnya.

Kendati demikian, Asman Property enggan mencari siapa yang benar dan salah dari peristiwa ini. Pihaknya pun bersedia menganti rugi bangunan ambruk itu sebagai bentuk kepedulian pengembang.

“Jadi untuk rumah yang ambruk itu, akan kita bantu bangun kembali sesuai dengan yang semula secara gratis, dan untuk biaya pengobatan pun akan kita tanggung,” ungkapnya.

Selama proses pembangunan, Fahriza mengungkapkan, para korban bisa menempati rumah yang kosong di Kompleks Asman Pesona tersebut.

“Sementara selama proses pembangunan rumah, untuk para korban, kami persilahkan untuk menempati sementara waktu rumah yang masih kosong di komplek tersebut,” sambungnya.

Atas kejadian tersebut, lanjut Fahriza, akan menjadi bahan pembelajaran semua pihak dalam menjalankan usaha perumahan di kawasan rawa.

“Semoga ini bisa jadi bahan pembelajaran bagi kita semua, dan kedepannya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tercatat dua rumah ambruk dan satu rumah disampingnya rusak ringan akibat terdampak.

Peristiwa rumah ambruk terjadi di Kompleks Asman Pesona Jalur II, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (13/9) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun kerugian korban ditaksi hingga ratusan juta.

Peristiwa rumah ambruk di Kompleks Asman Pesona, Jalan Martapura Lama Kilometer 6,5 RT 06 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar menimbulkan kerugian besar.

Kasi Humas Polres Banjar AKP Suwarji mengungkapkan kerugian materil dialami korban rumah nomor 6 ditaksir Rp150 juta dan rumah nomor 7 sekitar Rp200 juta.

Menurut kesaksian penjaga Kompleks Asman Pesona, kata Suwarji, saat tengah malam tiba-tiba mendengar seperti suara gemuruh cukup keras.

"Saksi langsung memeriksa ke dalam dan mendapati rumah di jalur 2; nomor 6 dan 7 sudah dalam keadaan roboh," ujar Suwarji.

"Empat penghuni rumah nomor 6 terjebak dalam rumah, sedangkan penghuni nomor 7 sempat lari keluar rumah," sambung Suwarji.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan atas robohnya dua rumah tersebut.

Empat korban terjebak reruntuhan merupakan satu rumah nomor 06. Mengutip data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, mereka yaitu Achmad Jumaidi (44) Temu Endang Sempular (38) Siti Aisah Namira (18), dan Sariatin (64).

Adapun rumah tetangganya nomor 07, empat orang penghuni di dalamnya sempat lari menyelamatkan diri keluar dari rumah. Rumah tersebut milik M Asriadi yang dihuni 1 kk 4 jiwa.

Baca Juga: Selamat dari Maut, Korban Rumah Ambruk di Kompleks Asman Pesona Sei Lulut Rugi Ratusan Juta