viral

Sembunyi di Dalam Kontainer Saat Main Petak Umpet, Remaja Bangladesh Terbawa Sampai Malaysia

Seorang remaja laki-laki Bangladesh bersembunyi di dalam kontainer saat bermain petak umpet membuat heboh jagat maya

Sembunyi di Dalam Kontainer Saat Main Petak Umpet, Remaja Bangladesh Terbawa Sampai Malaysia. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN - Seorang remaja laki-laki Bangladesh bersembunyi di dalam kontainer saat bermain petak umpet membuat heboh jagat maya. Pasalnya, remaja tersebut terbawa sampai Malaysia.

Kabar ini menjadi heboh setelah pihak Pelabuhan Port Klang, Malaysia, menemukan anak itu di dalam kontainer.

Penemuan anak itu terekam dalam video berdurasi 56 detik yang viral di media sosial.

Dalam rekaman video tersebut, remaja itu tampak kebingungan setelah keluar dari kontainer. Lalu, salah satu petugas mencoba untuk menenangkan dia.

Petugas pun langsung memberikan minum kepadanya. Tak lama kemudian, remaja tersebut dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan.

Dilansir New Straits Times, Jumat (27/1). Kabar ini sudah sampai ke telinga Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail.

"Anak laki-laki itu, yang hanya dikenal sebagai Fahim, ditemukan di salah satu kontainer di kapal dari Bangladesh," kata Saifuddin.

"Saat kapal tiba di Port Klang, kontainer diturunkan dan ternyata ada seorang anak." ujarnya.

Setelah anak diselamatkan, pihak berwenang segera membawa dia ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan menjalani proses dokumentasi.

Saifuddin menegaskan sang anak bukan korban perdagangan manusia karena tak ada bukti yang memperkuat asumsi ini.

"Kami tak menarik kesimpulan pada aspek perdagangan manusia karena penyelidikan awal mengungkapkan bocah itu masuk ke dalam kontainer, lalu tertidur, dan tiba di sini [Malaysia]," ucap Saifuddin.

Perwakilan kepolisian Klang Selatan, Cha Hoong Fong, mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, anak itu mengaku masuk ke dalam kontainer saat sedang bermain dengan teman-temannya.

Sejumlah media Bangladesh melaporkan bahwa anak itu sedang bermain petak umpet bersama teman-temannya. Namun ternyata, ia terkunci di dalam dan tertidur.

Kontainer itu kemudian dimasukkan ke dalam kapal yang berlayar ke Malaysia pada 13 Januari.

Anak itu lantas dipulangkan ke Bangladesh menggunakan kapal yang sama pada 19 Januari lalu.

"Tak ada tindak kejahatan dalam insiden ini," ucap Cha, seperti dikutip The Star.