Selamat! Perwakilan Batola Lolos Seleksi Calon PPAP 2024 Tingkat Provinsi Kalsel

Melalui proses ketat, Aqsha Rohama dari Barito Kuala (Batola) berhasil lolos seleksi calon Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2024 Tingkat Provinsi Kaliman

Mewaliki Barito Kuala, Aqsha Rohama lolos seleksi calon Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2024 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Foto: Disporbudpar Batola

bakabar.com, BANJARMASIN - Melalui proses ketat, Aqsha Rohama dari Barito Kuala (Batola) berhasil lolos seleksi calon Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2024 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Seleksi PPAP 2024 Kalsel berlangsung sejak 6 hingga 7 Mei 2024 di Banjarmasin. Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pemberdayaan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel ini diikuti total 51 peserta putra dan putri dari 13 kabupaten/kota.

Dari puluhan peserta, Aqsha Rohama berhasil memetik poin tertinggi bersama empat perwakilan kabupaten/kota lain di kategori putri.

Selanjutnya bersama lima perwakilan Kalsel di kategori putra, mereka akan mengikuti seleksi akhir nasional yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara daring.

Sebelum dinyatakan lolos, Aqsha memang sudah optimistis mengarungi seleksi PPAP 2024 Kalsel. Terdapat sederet faktor yang memengaruhi.

Salah satunya adalah pengalaman mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2023 Tingkat Provinsi Kalsel.

Kendati gagal terpilih, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di FKIP Universitas Lambung Mangkurat ini.

"Alhamdulillah bisa melangkah lebih jauh dalam seleksi PPAP 2024. Saya sendiri banyak belajar dari pengalaman mengikuti seleksi PPAN, terutama terkait sikap sebagai pemuda," papar Aqsha.

Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel bersama peserta seleksi PPAP tingkat provinsi. Foto: MC Kalsel

"Sementara proposal maupun community development hampir sama dengan PPAN. Bedanya hanya bahasa, karena seleksi PPAN menggunakan Bahasa Inggris," imbuh warga Kecamatan Alalak ini.

Dalam seleksi community development, Aqsha menjelaskan panjang lebar tentang pengalaman mengikuti summer course di Australia.

Gadis kelahiran Batola berusia 22 tahun itu juga menceritakan pengalaman menjadi volunteer pengajar Bahasa Inggris di SMPN 2 Alalak.

Kemudian menghadapi seleksi nasional, Aqsha yang sedang berusaha menjadi pramugari salah satu maskapai internasional di Saudi Arabia ini juga telah melakukan persiapan.

"Salah satunya memperbaiki proposal. Oleh karena daring, proposal harus dibikin semenarik mungkin dan dapat diimplementasikan di masyarakat," jelas Aqsha.

Setelah proposal diterima, salah seorang dari putra dan putri perwakilan Kalsel tersebut akan melakukan pengabdian masyarakat di Bengkulu dan Kalimantan Utara.

"Kami antusias dan bangga dengan pelaksanaan seleksi PPAP 2024, karena peserta yang ikut cukup banyak," papar Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, Rokhyatin Effendi, seperti dilansir dari Media Center Kalsel.

"Seiring antusias peserta, Dispora Kalsel akan terus melakukan seleksi pemilihan PPAP untuk tahun-tahun selanjutnya," tutupnya.