bakabar.com, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar kembali bergerak merapikan kawasan religi Kubah Abah Guru Sekumpul. Setelah enam kali melayangkan surat imbauan, kini para pedagang di sekitar Gang Taufik diajak bermusyawarah mencari solusi bersama.
Penataan kawasan Sekumpul sebenarnya sudah digulirkan sejak dua tahun terakhir. Melalui Kelurahan Sekumpul, pemkab meminta pemilik lapak agar merapikan dagangan dan tidak mengganggu kenyamanan peziarah maupun masyarakat. Namun, imbauan tersebut belum sepenuhnya diindahkan.
Sebagai tindak lanjut, sekitar 60 pedagang diundang dalam pertemuan di Kantor Kelurahan Sekumpul, Rabu (4/2/2026). Forum itu dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar Ikhwansyah, Camat Martapura Fahrian Rahman, Lurah Sekumpul Abdullah, unsur TNI-Polri, serta perwakilan RT.
Dalam suasana kekeluargaan, mayoritas pedagang menyatakan mendukung penataan. Hanya saja, mereka meminta kejelasan soal kelangsungan usaha jika relokasi dilakukan.
Ikhwansyah menegaskan, penataan kawasan religi akan tetap mempertimbangkan nasib pedagang. “Kami ingin kawasan sekitar Kubah Sekumpul tertib, rapi, dan nyaman tanpa mematikan aktivitas ekonomi warga. Alternatif relokasi sedang diupayakan,” ujarnya.
Penataan ini juga merujuk pada Surat Pemberitahuan Nomor A01/AR-SKP/I/2026 dari Musholla Ar Raudhah Sekumpul terkait penertiban area sekitar kubah.
Pemkab berharap, lewat dialog dan musyawarah, tercapai titik temu demi mewujudkan Sekumpul yang lebih tertata, indah, dan berkelanjutan.