bakabar.com, BANJARBARU - Pemprov Kalsel resmi menetapkan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Liang Anggang, Banjarbaru.
Penetapan lokasi tersebut merupakan bagian dari tahapan pengadaan tanah untuk kepentingan umum.
Stadion bertaraf internasional pertama di Kalsel ini akan dibangun di atas lahan seluas 28,769 hektare. Untuk proses pembebasan lahan, pemprov telah menyiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar.
Adapun total pemilik lahan yang akan dibebaskan mencapai 88 orang. Penetapan lokasi ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke tahapan berikutnya.
Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Rum Mapawa, menjelaskan seluruh proses pengadaan tanah akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
"Pembangunan stadion internasional ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga daerah, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi baru," jelas Rum mewakili Kadis PUPR Kalsel, Yasin Toyib.
Stadion dirancang multifungsi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga, hiburan, sosial, budaya, hingga konser berskala besar.
Setelah proses pembebasan lahan tuntas, pekerjaan fisik akan dilaksanakan oleh Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel.
Saat ini, proyek memasuki tahap persiapan tender dengan skema design and build, di mana perencanaan dan pembangunan fisik dilakukan secara bersamaan.
"Paket manajemen konstruksi sudah ditayangkan melalui LPSE. Sementara untuk pekerjaan fisik, masih dalam tahap persiapan tender design and build," katanya.
Secara keseluruhan, pembangunan stadion tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 triliun yang dialokasikan selama tiga tahun anggaran mulai 2026 hingga 2028.
Khusus tahun pertama, fokus pekerjaan meliputi pengolahan dan perkuatan tanah serta pembangunan struktur dasar.