bakabar.com, SAMPIT – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, saat pelaksanaan Pawai Ta’aruf Iduladha, Selasa (26/5/2026) malam. Kegiatan yang telah memasuki tahun ke-13 ini berlangsung meriah dengan diikuti puluhan kontingen dari berbagai unsur masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Baamang, Yudi Aprianur, mengatakan Pawai Ta’aruf merupakan agenda rutin tahunan yang digagas bersama keluarga besar Kecamatan Baamang sebagai sarana syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
“Ini kegiatan tahunan Kecamatan Baamang yang pelaksanaannya didukung penuh oleh keluarga besar kecamatan. Kami sangat berterima kasih karena berkat peran aktif mereka kegiatan ini dapat terus terlaksana setiap tahun,” ujar Yudi.
Tahun ini, sebanyak 25 kontingen ambil bagian dalam pawai. Mereka berasal dari sekolah, kelurahan, organisasi kemasyarakatan hingga kelompok warga yang menampilkan beragam kreativitas bernuansa Islami.
“Pesertanya dari sekolah, kelurahan dan masyarakat. Intinya ini menjadi sarana syiar Islam dalam rangka menyambut dan merayakan Iduladha,” katanya.
Menurut Yudi, kemeriahan pelaksanaan tahun ini terasa lebih istimewa karena tidak ada kegiatan serupa yang digelar di tingkat kabupaten, sehingga perhatian masyarakat banyak tertuju ke Baamang.
“Setiap tahun kreativitas peserta terus berkembang. Tahun ini terasa lebih meriah dibanding sebelumnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Ta’aruf, Dadang H Syamsu, memperkirakan jumlah peserta yang terlibat mencapai lebih dari seribu orang. Jika ditambah warga yang menyaksikan di sepanjang rute pawai, jumlah penonton diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.
“Kalau satu regu sekitar 50 orang dan ada 25 kontingen, berarti total peserta lebih dari seribu orang,” jelas Dadang.
Ia menuturkan, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kecamatan Baamang, Kwartir Gerakan Pramuka Baamang hingga unsur keamanan yang turut mendukung kelancaran acara.
Menurutnya, selain menjadi sarana syiar Islam, Pawai Ta’aruf juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat.
“Tujuan utamanya tentu syiar Islam, sekaligus menjalin silaturahmi antara pemerintah kecamatan, peserta dan masyarakat,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme warga dari tahun ke tahun, Dadang yang juga anggota DPRD Kotim berharap Pawai Ta’aruf Iduladha Baamang dapat masuk dalam kalender wisata religi tahunan Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Kami berharap kegiatan ini ke depan bisa menjadi salah satu agenda wisata religi rutin di Kotim. Tentu hal itu memerlukan dukungan anggaran dan kerja sama dari berbagai pihak,” pungkasnya.