Remaja 15 Tahun Korban Kecelakaan Kelotok di Kahayan Ditemukan Meninggal

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan remaja yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan kapal kelotok di DAS Kahayan, Kabupaten Pulang Pisau.

Tim SAR saat melakukan evakuasi jenazah korban kecelakaan kapal kelotok di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau. Jumat (19/6/2026). Foto: Basarnas Palangka Raya

bakabar.com, PULANG PISAU - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Lemiadi (15), remaja yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan kapal kelotok di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Korban yang merupakan warga Desa Sungai Batang, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Jenazah ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian kapal tenggelam.

Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu, Lemiadi bersama dua rekannya berangkat menggunakan kapal kelotok untuk mengangkut kayu di DAS Kahayan.

Namun di tengah perjalanan, kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba tenggelam. Dua orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai, sementara Lemiadi tenggelam dan terbawa arus.

Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian intensif dengan menyisir area sungai dan lokasi sekitar kejadian. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan pada hari ketiga pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan penemuan korban berawal dari informasi warga yang melihat sosok manusia di aliran sungai.

“Mendapat informasi tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya segera melakukan pengecekan ke lokasi dan memastikan bahwa yang ditemukan adalah korban yang selama ini dalam pencarian,” ujarnya.

Menurut Alit, korban ditemukan pada hari ketiga pelaksanaan operasi SAR. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian,” katanya.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Polsek Banama Tingang, Koramil 1011-17/Banama Tingang, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Tagana Kabupaten Pulang Pisau, perangkat desa, serta masyarakat setempat.